banner 728x250

Wieta Juwita dan Tim SLI 2.98 Rayakan Apresiasi Sayembara Cipta Lagu Iqro

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|BEKASI — Sebuah karya tak selalu harus berakhir dengan kemenangan untuk layak dirayakan. Bagi penyanyi Wieta Juwita bersama Uchi Bagja, Rudi Sadewa, dan Alex Hidayat, masuk dalam kelompok apresiasi C atau 13 besar Sayembara Cipta Lagu Iqro sudah menjadi alasan untuk bersyukur.

Momen itu dirayakan melalui syukuran sekaligus silaturahmi di Warung Kebun Nusantara, Bekasi, Jumat (18/9/2026). Acara sederhana tersebut diisi dengan berbagi rezeki bersama sejumlah seniman dan rekan musisi.

banner 325x300

Tim SLI 2.98 berhasil masuk 13 besar dari lebih dari 100 peserta yang mengikuti sayembara yang digelar Yayasan Teras Kebhinekaan.

Dalam karya tersebut, Wieta Juwita menjadi vokalis. Rudi Sadewa menggarap notasi nada, Uchi Bagja menangani aransemen musik, sementara Alex Hidayat bertanggung jawab pada kamera dan video klip.

Ada tantangan tersendiri dalam proses kreatif itu. Lirik lagu telah ditentukan panitia, sedangkan para peserta diberi ruang untuk mengolahnya menjadi karya musik dengan karakter masing-masing.

Bagi Wieta, apresiasi tersebut menjadi pemacu untuk terus berkarya.

“Kita jangan putus asa. Kita harus berkarya lebih baik lagi. Mudah-mudahan karya kita lebih bagus dan tahun depan bisa ikut lagi,” ujar Wieta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat karya Tim SLI 2.98 melalui kanal YouTube Teras Kebhinekaan. Karya mereka dapat ditemukan dengan memilih peserta nomor 98.

Bagi Wieta dan rekan-rekannya, berbagi menjadi bagian penting dari rasa syukur. Mereka berharap kesempatan serupa kembali hadir dan bisa menjadi ruang untuk menghasilkan karya yang lebih baik.

“Kalau nanti kita menang lagi, kita akan berbagi kasih lagi, lebih banyak lagi. Mudah-mudahan semua bisa mendukung karya kita,” tuturnya.

Pada akhirnya, perjalanan SLI 2.98 bukan sekadar tentang posisi dalam sebuah sayembara. Ada pertemuan, proses kreatif, persahabatan, dan semangat untuk terus menghasilkan karya.

Dari sebuah syukuran sederhana di Bekasi, Wieta dan tim membawa satu pesan: apresiasi boleh menjadi pencapaian, tetapi berkarya adalah perjalanan yang terus dilanjutkan.[]

Penulis : Dabon|Edotor Kelana Petersom

Kontriburor,: Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan