Intimate.co.id|PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang mulai melakukan pengujian berkala atau uji KIR terhadap kendaraan bermotor berbasis listrik yang akan digunakan sebagai taksi online.
Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) KIR Kota Palembang, Edy Sofyan, mengatakan proses pengujian mulai dilaksanakan setelah pihaknya menerima alat uji listrik yang disediakan oleh PLN pada Sabtu lalu.
“Yang pertama kami sampaikan, pada Sabtu kami telah menerima alat uji listrik yang disediakan oleh PLN. Hari ini kami mulai proses pengujian kendaraan bermotor yang berenergi listrik,” ujar Edy.
Menurutnya, sebelumnya pengujian belum dapat dilakukan karena peralatan khusus untuk kendaraan listrik belum tersedia. Setelah alat diterima, pengujian langsung dilakukan dengan kapasitas sekitar 20 kendaraan per hari.
“Untuk sementara kapasitasnya 20 kendaraan per hari. Jadi kalau kuota Kota Palembang sebanyak 200 kendaraan, diperkirakan dalam 10 hari proses pengujian bisa selesai,” jelasnya.
Dalam proses pemeriksaan, pihak UPTD PKB KIR juga didampingi teknisi atau mekanik dari perusahaan. Pemeriksaan meliputi sejumlah komponen kendaraan listrik, termasuk baterai dan modul kendaraan.
Edy menjelaskan, kendaraan yang menjalani uji KIR tersebut sebelumnya telah melalui pemeriksaan mutu sehingga secara umum kendaraan sudah dinyatakan laik jalan.
Namun, kendaraan tetap wajib menjalani pengujian berkala sesuai ketentuan.
“Hasil pemeriksaan hari ini bagus. Kita melakukan pemeriksaan baterai, komponen modul dan kapasitas baterainya,” katanya.
Pada tahap awal, sebanyak 20 unit kendaraan listrik menjalani pengujian di UPTD PKB Kota Palembang. Kendaraan yang telah memenuhi seluruh persyaratan dinyatakan lolos dan laik untuk beroperasi.
Setelah dinyatakan lolos uji KIR, kendaraan tersebut dapat beroperasi sebagai transportasi umum berbasis aplikasi. Namun, pengujian tidak berhenti pada tahap pertama karena kendaraan wajib kembali menjalani pemeriksaan secara berkala.
“Ada uji berkala lagi untuk enam bulan ke depan. Jadi setiap enam bulan dilakukan pengujian secara berkala,” jelas Edy.
Edy berharap kehadiran taksi listrik dapat memberikan alternatif transportasi yang aman, nyaman, sekaligus lebih ramah lingkungan bagi masyarakat Kota Palembang.
“Dengan adanya taksi listrik, yang pertama kendaraan ini tidak menggunakan bahan bakar minyak.
Yang kedua ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan asap. Yang ketiga memberikan kenyamanan, termasuk AC yang lebih dingin,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat memiliki kebebasan untuk memilih moda transportasi online sesuai kebutuhan.
“Bagi masyarakat Kota Palembang, silakan memilih yang terbaik bagi mereka. Pemerintah kota telah menyediakan transportasi yang aman, nyaman dan ramah lingkungan,” pungkasnya.
Jurnalis : Fiki
Kontributor Intimate.co.id


















