banner 728x250

Raffi Ahmad Bidik Bisnis Rumah Sakit, VISI Gelontorkan Rp319,45 Miliar untuk Kuasai 72,91% HMBC

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), emiten yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, bersiap mengambil alih 72,91% saham PT Hasna Medika Bakti Cirebon (HMBC), rumah sakit swasta yang fokus pada layanan jantung.

Nilai transaksi pengambilalihan HMBC mencapai Rp319,45 miliar. Angka tersebut setara 178,3% dari ekuitas VISI per April 2026 yang tercatat Rp179,16 miliar.

banner 325x300

Dalam aksi tersebut, VISI akan mengambil bagian atas 142.393 saham baru HMBC atau setara 65% saham dengan nilai Rp255 miliar. Selain itu, VISI membeli 17.325 saham atau 7,91% saham HMBC milik PT Hasna Medika Utama Group (HMUG) senilai Rp31 miliar.

Transaksi tersebut juga mencakup konversi utang HMBC kepada pemegang saham dan pengurus, yakni Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi. Nilai konversi utang tersebut mencapai Rp33,45 miliar.

Dengan rangkaian transaksi itu, kepemilikan VISI di HMBC akan mencapai 72,91% dan menjadikan VISI sebagai pemegang saham pengendali.

Nilai transaksi ini menjadi perhatian karena secara finansial jauh lebih besar dibandingkan posisi ekuitas VISI. Per April 2026, total aset VISI tercatat Rp268,01 miliar, sedangkan kas dan setara kas hanya Rp1,79 miliar.

Setelah akuisisi, Pieter Tanuri, pemilik klub sepak bola Bali United melalui PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), diproyeksikan tetap memiliki 11,62% saham HMBC.

Beralih Menjadi Perusahaan Holding

Seiring akuisisi HMBC, VISI juga menyiapkan perubahan kegiatan usaha menjadi perusahaan holding. Nantinya, kegiatan operasional akan dijalankan melalui anak-anak perusahaan.

Perubahan tersebut direncanakan berlangsung pada kuartal IV 2026 dan paling lambat 23 Oktober 2026.

Manajemen VISI menyatakan kegiatan perdagangan dan pergudangan yang selama ini menjadi bisnis Perseroan tidak langsung dialihkan. Namun, kegiatan tersebut akan dikurangi secara bertahap seiring penerapan struktur organisasi baru sebagai perusahaan holding hingga akhirnya dihentikan sepenuhnya.

Manajemen menilai HMBC sebagai operator jaringan rumah sakit dapat menjadi salah satu entitas yang mendukung strategi investasi sekaligus pengembangan portofolio usaha VISI.

Siapkan Private Placement 307,5 Juta Saham

Untuk mendukung rangkaian aksi korporasi tersebut, VISI juga telah mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 307,5 juta saham, setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

VISI hingga kini belum mengungkapkan calon investor maupun harga pelaksanaan saham baru dalam aksi tersebut.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, harga pelaksanaan sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham VISI selama 25 hari berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham hasil PMTHMETD.

Sebelum seluruh rangkaian aksi korporasi tersebut berjalan, VISI terlebih dahulu akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 September 2026.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan