banner 728x250

PSF FA Bangkit,Hantam Putra Sejati 4-1 dalam Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA — Kemenangan akhirnya datang untuk PSF FA. Setelah melewati empat pertandingan tanpa kemenangan, tim muda itu membuka catatan positifnya di Liga Jakarta U17 dengan menundukkan Putra Sejati 4-1 pada pekan kelima Grup Merah di Lapangan Sintetis 1, Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (8/8).

PSF FA tak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasinya. Baru lima menit pertandingan berjalan, kapten Akbar Alif Caisar Indra Permana sudah menggetarkan gawang Putra Sejati untuk membawa timnya unggul 1-0.

banner 325x300

Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, PSF FA semakin leluasa mengembangkan permainan. Rafael Tumpak Melgares Malau menggandakan keunggulan pada menit ke-43.

Putra Sejati sempat memperkecil jarak melalui Akirano Yusuf Fikri Yadi pada menit ke-64. Namun, harapan untuk mengejar segera pupus. Dua menit kemudian, Yesaya Mora Natanael Siahaan mencetak gol pertamanya, sebelum kembali menjebol gawang Putra Sejati pada menit ke-68.

Brace dalam waktu singkat itu memastikan kemenangan 4-1 sekaligus menjadi kemenangan pertama PSF FA dalam lima pertandingan.

Namun, ada pemandangan lain yang turut menarik perhatian di sisi lapangan. Untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan manajemen PSF dua pekan lalu, legenda tim nasional Indonesia, Erol Iba, turun langsung mendampingi para pemain muda.

Mantan bek kiri timnas Indonesia periode 2006-2009 itu menikmati pengalaman barunya. Ia melihat kompetisi kelompok usia bukan sekadar ruang untuk mengejar hasil, melainkan tempat para pemain belajar memahami permainan dan membangun karakter.

“Saya sangat menikmatinya. Menarik melihat anak-anak mengasah diri di kompetisi seperti Liga Jakarta U17 ini, bagaimana mereka berkembang dan bagaimana kita merawat bakat-bakat mereka,” kata Erol.

Meski demikian, Erol tidak ingin kemenangan tersebut membuat PSF FA terlena. Ia menilai skor 4-1 belum sepenuhnya menggambarkan kekuatan tim karena Putra Sejati tampil dengan skuad yang tidak lengkap, hanya diperkuat delapan pemain termasuk penjaga gawang.

“Alhamdulillah kami berhasil menang. Namun, ini belum bisa jadi ukuran karena lawan bermain dengan komposisi yang tidak lengkap,” ujarnya.

Bagi Erol, untuk sementara waktu perhatian utamanya memang bukan kembali ke kompetisi profesional. Ia memilih menikmati proses membina pemain muda dan menyaksikan perkembangan mereka dari dekat.

Kemenangan atas Putra Sejati menjadi tambahan energi bagi PSF FA untuk menatap pertandingan berikutnya. Dari lima laga, PSF FA mengoleksi satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Koleksi empat poin menempatkan mereka di posisi ketujuh dari delapan tim Grup Merah.

Di atas mereka, persaingan papan atas masih dikuasai Bina Mutiara. Lima pertandingan dilalui tanpa kehilangan poin, menghasilkan 15 angka. Tunas Betawi berada di posisi kedua dengan 10 poin, sementara Bina Taruna menempati peringkat ketiga dengan sembilan poin setelah menang 3-2 atas Tunas Betawi.

Bagi PSF FA, tiga poin pertama itu mungkin belum mengubah banyak hal di papan klasemen. Namun, bagi para pemain muda, kemenangan tersebut bisa menjadi awal untuk membangun sesuatu yang lebih penting: kepercayaan diri dan keberanian untuk terus berkembang.|Foto : Moh.AminChandra.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributot : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan