banner 728x250

Keluhan Jalan Bekas Galian di Sukabangun 2 Direspons Cepat PDAM Tirta Musi, Perbaikan Segera Ditindaklanjuti

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|PALEMBANG – Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang terdampak pekerjaan penggalian jaringan pipa PDAM Tirta Musi Palembang di kawasan Sukabangun 2 mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan.

PDAM Tirta Musi memastikan akan kembali melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap aspirasi warga yang menginginkan agar ruas jalan yang terdampak pekerjaan dapat kembali dalam kondisi layak, rata, dan aman untuk dilalui.

banner 325x300

Sebelumnya, keluhan masyarakat terkait kondisi jalan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial. Dalam unggahan yang beredar, warga memperlihatkan kondisi permukaan jalan yang dinilai belum sepenuhnya kembali seperti sebelum dilakukan pekerjaan penggalian jaringan pipa.

Masyarakat berharap penanganan bekas galian tidak berhenti pada proses penimbunan semata. Mereka meminta permukaan jalan diratakan dan diperbaiki hingga mendekati kondisi awal, sehingga tidak menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan.

“Setelah digali, maunya masyarakat minta diratakan lagi sama dengan jalan aspal agar tidak berbahaya,” ujar seorang warga dalam video yang beredar di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Manager Humas PDAM Tirta Musi Palembang, Dudi Iskandar, memberikan penjelasan kepada awak media dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor PDAM Tirta Musi, Selasa (19/8/2026).

Dudi menerangkan bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan penanganan terhadap titik jalan yang terdampak penggalian. Bahkan, petugas telah melakukan pengecoran setelah pekerjaan jaringan pipa selesai.

Namun, persoalan kembali muncul ketika permukaan tanah di lokasi tersebut mengalami penurunan beberapa hari setelah proses pengecoran dilakukan. Kondisi itu menyebabkan permukaan jalan kembali tidak rata.

“Petugas kita sudah melakukan pengecoran. Sudah bagus, tetapi baru beberapa hari ternyata turun lagi. Kami juga belum mendapat informasi kalau kondisinya kembali seperti itu,” jelas Dudi.

Menurutnya, kondisi permukaan tanah setelah pekerjaan penggalian dan penimbunan dapat dipengaruhi karakteristik tanah di lokasi. Karena itu, hasil penanganan awal terkadang masih memungkinkan mengalami perubahan setelah beberapa waktu.

Meski demikian, Dudi menegaskan bahwa pihak PDAM Tirta Musi tidak bermaksud membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut. Setelah menerima informasi mengenai keluhan masyarakat, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan tim teknis untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi dasar untuk menentukan metode perbaikan yang paling tepat, sehingga penanganan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat.

“Kita akan cek kembali ke lokasi. Nanti kita koordinasikan dengan tim terkait bagaimana kondisi sebenarnya dan perbaikannya seperti apa,” katanya.

Respons Cepat Jadi Komitmen PDAM Tirta Musi
Respons PDAM Tirta Musi terhadap keluhan warga memperlihatkan adanya komitmen perusahaan untuk menindaklanjuti persoalan yang muncul sebagai dampak pekerjaan jaringan.

Bagi masyarakat, kondisi jalan menjadi perhatian penting karena ruas tersebut merupakan bagian dari fasilitas umum yang digunakan setiap hari. Setelah pekerjaan penggalian selesai, pemulihan kondisi jalan menjadi bagian yang tidak kalah penting agar aktivitas warga tetap berjalan dengan aman dan lancar.

Terlebih, permukaan jalan yang tidak rata dapat mengganggu kenyamanan pengguna kendaraan. Kondisi tersebut juga perlu menjadi perhatian bagi pengendara sepeda motor, terutama ketika melintas pada malam hari atau saat permukaan jalan dalam kondisi basah akibat hujan.

Masyarakat pada dasarnya memahami bahwa pekerjaan penggalian jaringan pipa dilakukan untuk mendukung pengembangan serta peningkatan pelayanan air bersih. Namun, warga berharap setiap pekerjaan yang bersinggungan langsung dengan fasilitas umum juga diikuti dengan pemulihan kondisi lingkungan sekitar secara maksimal.

Dengan adanya komitmen PDAM Tirta Musi untuk kembali turun ke lapangan, warga Sukabangun 2 berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani. Perbaikan permukaan jalan dinilai penting agar akses masyarakat kembali nyaman sekaligus memastikan aktivitas warga di kawasan tersebut tidak terganggu.

Kini, perhatian masyarakat tertuju pada tindak lanjut di lapangan. Mereka berharap hasil pengecekan PDAM Tirta Musi segera diikuti langkah perbaikan konkret, sehingga ruas jalan bekas galian dapat kembali rata, aman, dan nyaman digunakan masyarakat.

 

Jurnalis : Fiki

Kontributor Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan