Intimate.co.id|JAKARTA,— Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) membuka seleksi terbuka pengisian jabatan Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK).
Pendaftaran seleksi dibuka pada 22–29 September 2026 hingga pukul 23.59 WIB. Kesempatan tersebut terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Non-PNS yang memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, pengelolaan aset dan usaha keolahragaan membutuhkan pendekatan profesional sekaligus pemahaman kuat terhadap dinamika industri olahraga.
«“Pengelolaan aset dan usaha keolahragaan membutuhkan kompetensi manajerial yang kuat, pemahaman terhadap industri olahraga, serta kemampuan melihat olahraga sebagai sebuah ekosistem yang memiliki potensi ekonomi. Karena itu, kami membuka kesempatan yang lebih luas bagi para profesional yang memiliki kapasitas dan pengalaman yang relevan,” ujar Erick.»
Menurut Erick, figur yang terpilih diharapkan mampu memperkuat peran LPUK dan mendukung Direktur Utama dalam membawa lembaga tersebut menjadi semakin adaptif, inovatif, serta berorientasi pada hasil.
Penguatan tata kelola aset, lanjutnya, juga menjadi bagian dari transformasi agar aset negara dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat lebih besar bagi pengembangan olahraga nasional.
«“Kita ingin aset negara dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi pengembangan olahraga. Pada saat yang sama, LPUK harus mampu bergerak lebih adaptif dan inovatif mengikuti perkembangan industri olahraga,” jelasnya.»
Direktur Utama LPUK Muhammad Oktaviandi menambahkan, seleksi terbuka ini menjadi momentum untuk menjaring talenta terbaik yang mampu memperkuat kapasitas lembaga, terutama dalam pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi talenta yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi untuk mengembangkan pengelolaan aset serta usaha keolahragaan,” kata Oktaviandi.
Ia menekankan, LPUK membutuhkan figur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga mampu membaca peluang, membangun kolaborasi, serta menciptakan terobosan.
“LPUK harus terus berkembang menjadi lembaga yang adaptif dan inovatif. Karena itu, kami membutuhkan orang-orang yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu melihat peluang, membangun kolaborasi, dan menghadirkan terobosan dalam pengembangan usaha keolahragaan,” ujarnya.
Erick menegaskan proses seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kompetensi, dan integritas. Kandidat yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Yang kita cari adalah figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan memimpin, dan visi untuk mengembangkan usaha keolahragaan. Siapa pun yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi,” pungkas Erick.
Informasi mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Kemenpora.
Pendaftaran dan berkas lamaran wajib diunggah 22–29 September 2026 hingga pukul 23.59 WIB.|Sumber Kemenpora
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















