banner 728x250

Gita Bahana Nusantara 2026, Merawat Persatuan lewat Musik Nusantara

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA— Sebanyak 182 putra-putri terpilih dari 30 provinsi tampil dalam Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Lapangan Panahan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/8/2026).

Konser yang digelar Kementerian Kebudayaan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para peserta GBN 2026 menampilkan paduan suara dan musik yang menggambarkan keberagaman seni budaya Indonesia.

banner 325x300

Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang hadir dalam konser tersebut mengapresiasi penampilan para peserta. Menurut dia, GBN menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang tersebar di berbagai daerah.

“Gita Bahana Nusantara adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 2026,” kata Fadli.

Ia mengatakan, peserta GBN berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Selain para penyanyi, terdapat sekitar 60 musisi yang turut ambil bagian dalam pertunjukan tersebut.

Fadli menilai keberagaman budaya Indonesia bukanlah ancaman, melainkan kekuatan yang dapat mempererat persatuan.

“Indonesia memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Kekayaan, keberagaman, perbedaan, bukanlah ancaman, melainkan kekuatan pemersatu, binding power, yang malam ini kita buktikan dengan adanya Gita Bahana Nusantara,” ujarnya.

Dari Lagu Nasional hingga Musik Pop

Konser GBN 2026 terbagi dalam empat babak. Para peserta membawakan sejumlah lagu nasional, lagu daerah, hingga karya populer Indonesia.

Pertunjukan antara lain menyajikan Indonesia Raya karya Wage Rudolf Soepratman, Hari Merdeka dan Dwi Warna karya Husein Mutahar, Candra Buana dan Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki, serta Bunga Seroja karya Husein Bawafie.

Nuansa musik populer juga hadir melalui Rahasia Hati karya Nidji, Mirasantika karya Rhoma Irama, Yang Penting Happy ciptaan Timur Priyono, Di Bawah Tiang Bendera yang dipopulerkan Iwan Fals, Panggung Sandiwara ciptaan Ian Antono dengan lirik Taufik Ismail, serta Kopi Dangdut ciptaan Fahmi Shahab.

Pertunjukan ditutup dengan rampai lagu daerah Nusantara. Perpaduan tersebut menunjukkan kekayaan musikal Indonesia sekaligus membawa pesan nasionalisme dalam perayaan 81 tahun kemerdekaan.

Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, serta instruktur GBN 2026 Purwatjaraka.

Fadli berharap GBN 2026 tidak berhenti sebagai pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya Indonesia.

“Semoga kita bisa mengapresiasi serta meresapi makna dari kata-kata lagu-lagu yang dibawakan. Mudah-mudahan Gita Bahana Nusantara 2026 ini akan tampil cemerlang di hadapan Presiden dan seluruh rakyat Indonesia pada 17 Agustus mendatang,” kata Fadli.|Foto : Kemenbud RI

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Konttibutor,: Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan