banner 728x250

Film Ketok Mejik dan Tiga Sahabat yang Ingin Mengubah Jalan Hidup

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA -|Ada masa ketika seseorang ingin menekan tombol jeda, lalu memulai hidup dari awal. Bukan karena hidup sepenuhnya buruk, melainkan karena selalu ada bagian yang terasa belum selesai.

Dari kegelisahan sederhana itulah Ketok Mejik berangkat. Film drama komedi garapan Yogi S. Calam ini tidak semata mengandalkan kelucuan, tetapi mencoba melihat lebih dekat manusia-manusia biasa yang ingin mengubah nasibnya.

banner 325x300

Film yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026 tersebut mengikuti perjalanan tiga sahabat: Ben yang diperankan Ananta Rispo, Made (Tarra Budiman), dan Saged (Dodit Mulyanto).

Ketiganya memiliki karakter, harapan, dan cara masing-masing dalam menghadapi kehidupan. Pertemuan mereka di sebuah bengkel sederhana menjadi ruang bagi cerita berkembang dari percakapan ringan, situasi jenaka, hingga pilihan-pilihan yang perlahan membawa mereka pada perjalanan yang tidak sesederhana dugaan awal.

Yogi mengatakan, kedekatan antarkarakter menjadi salah satu kekuatan yang ingin ia hadirkan.

“Kami ingin penonton mengenal Ben, Made, dan Saged sebagai tiga sahabat yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.” Ujarnya.

Bagi Yogi, persoalannya bukan semata apa yang dialami ketiga tokoh itu, melainkan bagaimana mereka melewati berbagai persoalan tersebut bersama-sama.

Di situlah komedi dalam Ketok Mejik mendapatkan tempatnya. Kelucuan tidak hanya lahir dari dialog atau situasi, tetapi juga dari benturan antara harapan dan kenyataan. Sebuah pengalaman yang barangkali pernah dirasakan banyak orang: ingin hidup lebih baik, tetapi tidak selalu tahu jalan mana yang harus dipilih.

Produser Handoko melihat gagasan tersebut sebagai titik temu film dengan penontonnya.

“Semua orang pasti pernah berada di titik ingin mengubah hidup menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bangder menilai perjalanan ketiga sahabat tersebut bukan sekadar cerita mengenai keinginan memperbaiki kehidupan. Setiap keputusan, menurut dia, dapat membawa seseorang menuju pengalaman yang sama sekali tidak terduga.

Diproduksi HAHA Production bersama AZ Films dan Kita Films, dengan dukungan Show Token, Iscorpio, dan EsaFX, Ketok Mejik mencoba menempatkan persahabatan sebagai ruang untuk melihat kembali arti perjuangan.

Pertanyaannya kemudian sederhana, tetapi tidak selalu mudah dijawab: jika hidup memang bisa diperbaiki, sejauh apa seseorang bersedia mencobanya?

Jawaban itu tidak diberikan sejak awal. Penonton justru diajak mengikuti langkah Ben, Made, dan Saged untuk menemukannya sendiri.

Ketok Mejik tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan