Intimate.co.id|JAKARTA — Bagaimana jika seorang perempuan penghuni rumah susun yang sehari-hari bergelut dengan hidup serba pas-pasan tiba-tiba berubah menjadi vampir? Pertanyaan itulah yang coba dijawab film komedi urban Siti Si Vampir, karya sutradara Rahabi Mandra.
Film produksi Viddsee bersama Bahagia Tanpa Drama, AZ Films, Spectrum Film, dan PK Films tersebut baru saja memperkenalkan official teaser trailer. Satine Zaneta tampil sebagai Siti, perempuan muda yang tinggal di rusun dan bekerja sebagai tukang angkat galon.
Di tengah rutinitas hidup yang tak mudah, Siti ditemani Dudi (Ajil Ditto), seorang tukang AC yang menjadi sahabat sekaligus saksi berbagai persoalan hidupnya.
Situasi berubah ketika seorang selebritas, diperankan Shania Gracia, datang ke rusun. Dengan kehidupan yang serba nyaman dan mobil mewah, ia memiliki keinginan tak biasa: bertukar kehidupan dengan seseorang untuk sementara waktu.
Namun, rencana tersebut justru membawa Siti ke pengalaman yang jauh lebih ganjil. Ia digigit vampir tampan bernama Nakula, yang diperankan Ciccio Manassero. Sejak saat itu, Siti berubah menjadi vampir.
Alih-alih mendapat perlakuan serius, perubahan Siti malah menjadi bahan lelucon Dudi. Dalam salah satu momen teaser, Dudi bahkan menyindir, “Vampir nggak ada yang miskin.”
Humor tersebut menjadi pintu masuk film untuk membicarakan sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: kesenjangan sosial, tekanan ekonomi, sulitnya mencari pekerjaan, hingga rasa lelah menghadapi kehidupan yang serba terbatas.
Produser Celerina Judisari mengatakan, konsep vampir lokal menjadi cara bagi film ini untuk menyampaikan keresahan generasi masa kini dengan pendekatan komedi.
“Siti Si Vampir adalah komedi yang unik dengan mengangkat vampir lokal Indonesia. Ceritanya akan sangat relevan dengan generasi sekarang dan banyak orang yang lagi susah cari kerja dan capek hidup dalam kondisi yang serba sulit,” ujar Celerina.
Bagi Satine Zaneta, memerankan Siti juga menjadi pengalaman yang menantang. Ia harus mempelajari logat baru, cara berjalan, gerak tubuh, hingga memahami karakter Siti secara lebih mendalam. Bahkan, sejumlah adegan menuntutnya benar-benar mengangkat galon.
Sementara itu, Ajil Ditto menilai kekuatan film terletak pada dinamika antarpemain muda yang mampu membawa keresahan generasi mereka ke dalam komedi.
Dengan memadukan kisah vampir, kehidupan rusun, pertukaran nasib, dan persoalan kelas sosial, Siti Si Vampir menawarkan warna berbeda dalam perfilman komedi Indonesia.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















