banner 728x250

Pertamina Bangun 262 Desa Energi Berdikari, Pelajar Diajak Belajar Energi Bersih di Kemayoran

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya menghadirkan energi bersih yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB). Hingga akhir Maret 2026, program tersebut telah menjangkau 262 desa di berbagai wilayah Indonesia dengan memanfaatkan energi baru terbarukan.

Berbagai infrastruktur energi telah dibangun dalam program ini, mulai dari pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas total 1.302.700 watt-peak (Wp), fasilitas biogas dan biometana berkapasitas 959.302 meter kubik per tahun, hingga pembangkit mikrohidro berkapasitas 52.500 watt.

banner 325x300

Salah satu lokasi binaan Pertamina berada di Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, Jakarta, yang dikelola PT Pertamina Maintenance and Construction (PertaMC). Kawasan ini dilengkapi 12 unit panel surya dengan sistem hybrid off-grid berkapasitas 8,8 kWp serta penyimpanan energi 20 kWh.

Energi surya tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas produktif masyarakat, seperti operasional greenhouse, budidaya perikanan, rumah pembibitan, pengolahan sampah organik, hingga fasilitas pendukung lainnya. Selain menekan biaya listrik, pemanfaatan energi bersih juga meningkatkan efisiensi usaha warga sekaligus membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Program Desa Energi Berdikari tidak hanya mendorong kemandirian energi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran juga menjadi salah satu destinasi kunjungan peserta GreenBus Pertamina 2026. Program edukasi tersebut mengajak pelajar SMA melihat langsung praktik keberlanjutan sekaligus terlibat dalam berbagai aktivitas ramah lingkungan.

Salah seorang peserta, Freiya dari SMA Mentari Jakarta, mengaku mendapatkan pengalaman baru saat memetik bunga rosella hingga mengolahnya menjadi teh siap minum.

Selain belajar mengolah rosella, para peserta mengunjungi rumah pembibitan tanaman produktif dan merasakan pengalaman memanen ikan di kolam budidaya yang menjadi bagian dari sistem ketahanan pangan masyarakat.

Peserta lain, Panji Agustio dari SMAN 3 Jakarta, mengaku terkesan dengan konsep Kampung Eduwisata Bhinneka yang mampu membangun ekosistem urban farming secara mandiri di tengah Jakarta.

Menurutnya, penggunaan panel surya menjadi salah satu solusi nyata dalam mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan sumber energi yang tidak terbarukan.

Sementara itu, Local Hero Kampung Eduwisata Bhinneka Kemayoran, Joko Sarjono, menilai GreenBus Pertamina menjadi sarana penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda. Ia berharap para peserta dapat menjadi pelopor perubahan yang membawa semangat ketahanan pangan, ketahanan iklim, dan ketahanan sosial di lingkungan masing-masing.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan