Intimate.co.id|JAKARTA – Pecinta musik klasik kembali mendapat kesempatan menikmati pertunjukan berskala internasional secara cuma-cuma. Konser Akbar Monas 2026 dipastikan kembali digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu, 18 Juli 2026, mulai pukul 18.30 WIB. Seluruh masyarakat dapat menyaksikan konser ini secara gratis tanpa registrasi maupun pembelian tiket.
Konser yang diselenggarakan Aula Simfonia Jakarta (ASJ) tersebut akan menghadirkan lebih dari 200 musisi dan penyanyi dari Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) serta Jakarta Oratorio Society (JOS) di bawah arahan konduktor Stephen Tong. Berbagai karya musik klasik dunia, termasuk mahakarya Ludwig van Beethoven, akan dipadukan dengan sejumlah lagu kebangsaan Indonesia dalam pertunjukan orkestra terbuka di area Silang Tenggara Monas.
Pendiri sekaligus Konduktor Aula Simfonia Jakarta, JSO, dan JOS, Stephen Tong, mengatakan Konser Akbar Monas merupakan bagian dari komitmen menghadirkan musik klasik yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Kami telah menyaksikan sendiri bagaimana musik klasik mampu menyentuh hati penonton di berbagai belahan dunia, dari Tokyo hingga New York. Kini saatnya semangat yang sama kami persembahkan untuk masyarakat Indonesia, di panggung terbuka yang menjadi milik kita semua, di kaki Monas,” ujar Stephen Tong dalam konferensi pers di Aula Simfonia Jakarta, Kamis (9/7).
Tahun ini menjadi penyelenggaraan keempat setelah sebelumnya berlangsung pada 2019, 2022, dan 2023. Dalam tiga edisi sebelumnya, Konser Akbar Monas berhasil menarik lebih dari 80 ribu pengunjung dan menjadi salah satu agenda budaya yang memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat luas.
Konser Akbar Monas 2026 juga menjadi penampilan perdana JSO dan JOS di Indonesia setelah menuntaskan tur internasional bertajuk Grand Concert Tour: The Symphonic Voyage from Indonesia pada 2025. Dalam tur tersebut, kedua kelompok tampil di sejumlah gedung konser bergengsi dunia, seperti Muza Kawasaki Symphony Hall di Jepang, Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Carnegie Hall di New York, Marian Anderson Hall di Philadelphia, hingga The Music Center at Strathmore di Washington D.C.
Panitia menyiapkan sekitar 7.000 kursi bagi penonton. Masyarakat juga diperbolehkan membawa tikar sendiri untuk menikmati pertunjukan dari area terbuka di sekitar Monas. Konser terbuka bagi seluruh kalangan tanpa batasan usia.
Menjelang pelaksanaan acara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama panitia serta unsur TNI-Polri telah mematangkan koordinasi terkait pengamanan, pengaturan arus pengunjung, dan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan di sekitar kawasan Monas.
Tak sekadar menyuguhkan pertunjukan musik, Konser Akbar Monas 2026 diharapkan menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Melalui panggung terbuka di ikon ibu kota, penyelenggara ingin memperluas akses publik terhadap pertunjukan musik klasik berkualitas internasional sekaligus menegaskan bahwa musik dapat menjadi bahasa universal yang mempersatukan.|Foto : Istimewa.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















