Intimate.co.id|JAKARTA – Panggung Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 membuka jalan bagi talenta-talenta muda menuju sepak bola profesional. Persita Tangerang EPA U-18 kini tengah mencari tambahan amunisi di lini depan.
Manajemen Persita Tangerang dikabarkan meminta panitia Liga Jakarta U-17 merekomendasikan penyerang muda potensial untuk mengikuti seleksi pembentukan skuad Elite Pro Academy (EPA) U-18.
Respons pun datang. Panitia merekomendasikan tujuh striker yang dinilai memiliki catatan produktivitas dan kualitas permainan menonjol hingga pekan kedelapan kompetisi.
Dari tujuh nama tersebut, lima menjadi rekomendasi utama dan dua lainnya disiapkan sebagai alternatif.
Menariknya, salah satu nama yang masuk daftar adalah Afrel Rizki dari Bina Mutiara, yang sementara ini menjadi top skor Liga Jakarta U-17 dengan koleksi delapan gol.
Selain Afrel, ada Desta Aditya dari Diklat ISA yang telah mencetak lima gol dan Zehmar Khedira dari Nawasena dengan empat gol.
Tiga nama lainnya adalah Junior Ale Siyanto dan Nabil Elnino dari Bina Mutiara, yang masing-masing mengoleksi tiga gol, serta dua pemain cadangan, Rezer Muhamad Delmora dari Bina Taruna dan Berlian Ananda Salim dari Tunas Betawi.
Persita Cari Striker yang Mau Kerja Keras
Coach Amin Syarifuddin, pelatih kiper EPA Persita U-18, mengungkapkan kebutuhan tim terhadap penyerang baru.
“Ya, kami memang agak kesulitan mendapatkan striker tangguh, yang mau kerja keras, nggak gampang menyerah,” kata Coach Amin.
Persita EPA U-18 disebut hanya membutuhkan satu slot penyerang utama. Selain striker, tim juga masih membutuhkan satu pemain di posisi bek tengah.
“Secara keseluruhan, skuad sudah 90 persen terbentuk,” ujarnya.
Nama-nama yang direkomendasikan tentu tidak hanya akan dinilai dari jumlah gol. Kemampuan teknik, skill, daya juang, karakter bermain dan kemampuan beradaptasi akan menjadi bagian dari proses seleksi.
Tes pemain nantinya dipimpin Coach Zaenal Anwar.
Top Skor Liga Jakarta Tak Semuanya Bisa Dipanggil
Menariknya, panitia tidak semata-mata mengambil daftar dari urutan pencetak gol terbanyak.
Di bawah Afrel, terdapat M Habil Gaza Maulidyan yang sudah mengoleksi tujuh gol. Ada pula Sabil Sahlan AThoah dari Batavia FC dengan empat gol.
Namun, kedua pemain tersebut tidak masuk dalam rekomendasi karena Batavia FC disebut telah memiliki komitmen dengan manajemen PSPS untuk masuk ke tim EPA klub tersebut.
Karena itu, daftar seleksi Persita diarahkan kepada pemain yang masih memungkinkan mengikuti proses tersebut.
Panitia Tegaskan Tak Ada Calo
CEO Liga Jakarta U-17 Joseph Erwiyantoro menegaskan proses rekomendasi dan seleksi pemain harus berlangsung transparan.
Panitia juga mengingatkan pemain agar tidak menggunakan jasa perantara atau calo untuk mendapatkan akses seleksi.
Para pemain yang dipanggil diminta hadir bersama pelatih, pemilik atau pengelola klub asal, serta orang tua masing-masing.
Pendampingan tersebut dinilai penting agar proses komunikasi dan administrasi antara pemain, klub asal dan manajemen Persita berlangsung secara langsung.
“Para pemain ini adalah harapan dan kebanggaan orang tua, klub asal, dan panitia. Jika memiliki mimpi dan keberanian menjadi pemain profesional, ini adalah kesempatan emas untuk dibuktikan,” demikian pernyataan resmi panitia.
Coach Amin pun berharap proses seleksi tersebut menghasilkan pemain yang sesuai kebutuhan Persita EPA U-18.
“Ya, mudah-mudahan dari striker yang direkomendasikan, kami bisa mendapatkan pemain yang kami harapkan,” ujarnya.
Jadwal Seleksi
Hari/Tanggal: Senin, 28 September 2026
Waktu: 09.00 WIB
Lokasi: Lapangan Sintetis, Indomilk Arena (Stadion Indomilk), Tangerang
Seleksi: Coach Zaenal Anwar
Bagi tujuh penyerang tersebut, seleksi ini bukan sekadar pertandingan berikutnya di Liga Jakarta U-17. Ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa ketajaman mereka di kompetisi usia muda layak mendapatkan tiket menuju level Elite Pro Academy.|Foto : Moh.AminChandra
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















