banner 728x250

Kepala BKN Ajak ASN Hening Cipta untuk 3 Pegawai Jayawijaya yang Gugur

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co,id |  Jakarta  – Duka menyelimuti keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, gugur saat menjalankan tugas negara.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan mengajak seluruh ASN di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengheningkan cipta serta mendoakan ketiga pegawai tersebut.

banner 325x300
Tangkapan layar

Ajakan itu dilakukan pada Senin (14/9/2026), melalui upacara, apel pagi, maupun kegiatan kedinasan resmi lainnya di masing-masing instansi.

“Semoga ASN yang meninggal dalam tugas tersebut diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Prof. Zudan.

Imbauan tersebut dituangkan dalam Surat BKN Nomor 5896/B-HM.05.01/SD/K/2026 tertanggal 13 September 2026. Surat itu berisi imbauan pelaksanaan kegiatan mengheningkan cipta bagi ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam melaksanakan tugas.

Tiga pegawai yang gugur merupakan aparatur pada Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Mereka adalah Aprida Rapi, S.Pt., Willi Mbuik, S.P., dan Drh. Alfonius Albinus Mehan.

BKN menyebut ketiganya menjadi korban kelompok bersenjata ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Penghormatan negara kepada ketiga pegawai tersebut juga diwujudkan melalui sejumlah hak kepegawaian. Pemerintah melalui BKN memberikan pengangkatan status dari CPNS menjadi PNS, kenaikan pangkat anumerta, serta hak pensiun bagi keluarga yang ditinggalkan.

Prof. Zudan berharap hening cipta tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menjadi bentuk solidaritas seluruh ASN Indonesia terhadap mereka yang gugur ketika menjalankan amanah negara.

Bagi BKN, pengabdian ketiga pegawai tersebut menjadi pengingat bahwa tugas pelayanan publik memiliki risiko yang harus dihadapi para aparatur di berbagai wilayah Indonesia.

 

Jurnalis: KelanaPeterson    Kontributor Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan