banner 728x250

Suara dari Perburuan, Ketika Film Memburu Pemangsa Mengajak Publik Peduli Keselamatan Anak

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA— Sebuah film tak selalu berhenti ketika lampu bioskop menyala dan layar menjadi gelap. Bagi Sinemaku Pictures, Memburu Pemangsa ingin melangkah lebih jauh: menjadi pengingat tentang pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak.

Sebelas hari menjelang penayangan film tersebut di bioskop Indonesia pada 24 September 2026, Sinemaku Pictures menggelar Suara dari Perburuan: Konser Amal Film Memburu Pemangsa.

banner 325x300

Konser amal itu akan berlangsung di Pulau 1 Senayan Park, Jakarta, Rabu (16/9/2026), mulai pukul 16.00 WIB. Seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk membantu penanganan kasus kekerasan terhadap anak melalui Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

Tiket konser ditawarkan dengan sistem donasi senilai Rp50.000. Sinemaku Pictures memastikan seluruh hasil donasi akan disalurkan untuk bantuan hukum kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia.

Konser tersebut juga menghadirkan Trust Orchestra, kelompok musik yang para personelnya merupakan anak-anak. Mereka akan mengiringi penampilan .Feast dan Efek Rumah Kaca dalam sesi vokal dengan aransemen orkestra yang kemudian dinyanyikan bersama seluruh penonton.

Bagi Sinemaku Pictures, pilihan menghadirkan anak-anak dalam konser bukan sekadar perkara musik. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pesan besar yang ingin dibawa Memburu Pemangsa: anak-anak semestinya tumbuh dalam ruang yang aman.

Sutradara Memburu Pemangsa, Umay Shahab, mengatakan film keempat yang digarapnya itu diharapkan tidak hanya menjadi tontonan.

«“Sebagai filmmaker, dan Memburu Pemangsa menjadi film keempat saya, saya merasa perlu dan penting untuk memberikan dampak dari karya yang saya buat.”»

Umay mengatakan, film tersebut ingin menjadi pintu masuk menuju kesadaran bersama mengenai perlindungan anak.

«“Pendekatan film ini bukan hanya sebatas karya hiburan di bioskop, namun kami juga ingin ini menjadi kesadaran bersama dan menjadi sebuah movement untuk peduli terhadap ruang aman untuk anak-anak.”»

Film Memburu Pemangsa mengusung genre horor, kriminal, dan aksi. Di balik ketegangan ceritanya, film ini mengangkat persoalan kekerasan terhadap anak yang masih menjadi ancaman di tengah masyarakat.

Melalui konser amal dan film tersebut, masyarakat diajak untuk tidak menutup mata. Keselamatan anak bukan hanya persoalan keluarga, melainkan tanggung jawab bersama.

Donasi untuk Suara dari Perburuan

Masyarakat yang ingin ikut ambil bagian dalam konser amal dapat melakukan reservasi melalui situs memburupemangsa.com/konseramal.

Setelah mengisi data, calon penonton akan memperoleh tautan untuk melakukan donasi. Setelah pembayaran diselesaikan, barcode akan diterima dan dapat ditunjukkan saat acara berlangsung pada 16 September 2026.

Sederhana saja: donasi Rp50.000 menjadi tiket untuk menyaksikan pertunjukan musik sekaligus ikut mendukung upaya pendampingan hukum bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

Nobar Duluan di Tujuh Kota

Selain konser amal, Sinemaku Pictures juga mengajak penonton menyaksikan Memburu Pemangsa lebih awal melalui program Nobar Duluan di tujuh kota.

Pemutaran khusus tersebut berlangsung Sabtu (19/9/2026), di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Makassar, Medan, dan Yogyakarta.

Di Jakarta, pemutaran berlangsung di Blok M XXI. Sementara itu, penonton Bogor dapat menyaksikannya di BTM Bogor XXI, Depok di Ciplaz Depok XXI, Bekasi di Mega Bekasi XXI, Makassar di Panakkukang XXI, Medan di Cinepolis Plaza Medan Fair, serta Yogyakarta di CGV Jwalk.

Pemutaran pukul 16.00 WIB tersedia di Medan dan Yogyakarta. Jakarta, Bogor, dan Bekasi mendapat jadwal pukul 16.30 WIB. Depok dijadwalkan pukul 16.40 WIB, sedangkan Makassar pada pukul 16.40 WITA.

Tiket Nobar Duluan sudah dapat dibeli mulai 12 September 2026 melalui aplikasi dan situs XXI, CGV, Cinepolis, serta TIX ID.

Setelah konser amal dan pemutaran lebih awal di tujuh kota, Memburu Pemangsa akan resmi hadir di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.

Film ini pada akhirnya tidak hanya mengajak penonton memburu para pemangsa di layar. Lebih jauh, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar anak-anak tidak menjadi korban berikutnya.[]

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan