banner 728x250

Operasi Pesta Copet: Ketika Persahabatan Dipertaruhkan di Tengah Festival Musik

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA -|Bukan perkara mudah mencopet 300 telepon seluler dalam sebuah festival musik. Apalagi jika aksi itu dilakukan bukan oleh kawanan kriminal profesional, melainkan empat sahabat yang tengah berusaha bertahan di tengah hidup yang serba sulit.

Premis itulah yang ditawarkan film komedi persahabatan Operasi Pesta Copet, yang final trailernya dirilis Imajinari pada Kamis (13/8/2026). Film yang disutradarai Edy Khemod ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

banner 325x300

Dalam trailer, Ijal (Iqbaal Ramadhan), Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba) menjalankan misi nekat: menggondol 300 ponsel di festival musik Pestapora.

Angka 300 bukan sekadar target. Bagi keempatnya, ponsel-ponsel itu menjadi jalan keluar dari persoalan hidup masing-masing. Mereka sama-sama berada dalam situasi ketika pilihan terasa semakin menyempit, sementara kebutuhan hidup terus berjalan.

Namun, sebuah misi yang awalnya tampak sederhana perlahan menguji hubungan mereka. Ketika target mulai sulit dicapai, persahabatan pun ikut berada di ujung tanduk.

Di situlah film ini mencoba bergerak melampaui komedi tentang pencopetan. Di balik hiruk-pikuk festival musik dan aksi empat sahabat tersebut, terselip cerita tentang anak-anak muda yang terdesak keadaan dan menemukan keluarga dalam lingkar pertemanan.

Sutradara Edy Khemod mengatakan, latar festival musik yang besar justru menjadi ruang untuk mempertemukan komedi, ketegangan, sekaligus cerita tentang solidaritas.

“Menyutradarai film panjang pertama itu keputusan yang cukup nekat, apalagi setting-nya di tengah festival musik yang sangat besar. Tapi, justru di situ letak jiwanya,” ujar Edy.

Menurut dia, Operasi Pesta Copet ingin memperlihatkan sisi manusiawi dari mereka yang berada di pinggir keadaan. Ketika dunia terasa keras, persahabatan dapat menjadi tempat untuk saling memilih dan bertahan.

Bagi Iqbaal Ramadhan, film ini juga menghadirkan pengalaman baru. Beradu peran bersama Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba membuatnya menemukan dinamika pertemanan yang berbeda.

“Proses paling menyenangkan bagiku, aku secara harfiah menemukan keluarga baru di Operasi Pesta Copet,” kata Iqbaal.

Film ini diproduseri Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga. Selain empat pemeran utamanya, Operasi Pesta Copet juga menandai debut vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis, di layar lebar.

Ernest menilai Edy Khemod mampu menyampaikan kritik sosial dan drama melalui kemasan yang ringan dan jenaka.

Pada akhirnya, Operasi Pesta Copet tidak hanya mengajak penonton mengikuti misi mencopet ratusan ponsel di tengah festival musik. Film ini juga mempertanyakan apa yang tersisa ketika pilihan hidup semakin sedikit: uang, ambisi, atau sahabat yang tetap bertahan di sisi kita.

Jawabannya bisa disaksikan mulai 27 Agustus 2026 di bioskop.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan