banner 728x250

TERASI 2026, Saat Ilustrasi Lokal Menemukan Rumah di Panggung Ekonomi Kreatif

banner 120x600
banner 468x60

Intikate.co id|JAKARTA — Ilustrasi tak lagi sekadar hadir sebagai gambar penghias. Di tangan para kreator lokal, karya visual dapat menjadi cara untuk merawat identitas sekaligus membuka pintu ekonomi kreatif.

Semangat itulah yang terasa dalam pembukaan pameran seni TERASI (Teras Inspirasi) 2026 yang digelar SOVLO bersama GEKRAFS (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional) di Agora Mall, Jakarta, Kamis (13/8/2026).

banner 325x300

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar mengapresiasi gelaran yang menghadirkan karya 60 ilustrator dari berbagai daerah di Indonesia tersebut. Menurut dia, keberagaman karya itu memperlihatkan kekayaan talenta sekaligus karakter visual Nusantara.

“Kehadiran karya dari 60 Keluarga Ilustrator Lokal SOVLO menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan talenta, karakter visual, dan cerita yang sangat beragam,” ujar Irene.

Ia berharap TERASI tak berhenti sebagai ruang pamer. Pameran tersebut diharapkan menjadi tempat bertemunya kreator dengan komunitas, industri, dan peluang ekonomi baru.

Tema “Rumahku Indonesia” yang diusung TERASI 2026 juga terasa relevan dengan suasana perayaan kemerdekaan. Melalui ilustrasi, pengunjung diajak melihat kembali Indonesia sebagai rumah besar yang dihuni beragam budaya, tradisi, bahasa, dan identitas.

Keberagaman itu kemudian diterjemahkan menjadi karya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Yang menarik, TERASI tahun ini memperluas ruang kolaborasi melalui kerja sama dengan Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI) dan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI). Karya seniman sindroma Down dan anak penyintas kanker dihadirkan dalam koleksi wearable art eksklusif.

Kolaborasi tersebut menjadi pengingat bahwa kreativitas tidak mengenal batas. Lebih dari sekadar apresiasi, karya yang dihasilkan juga diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi bagi para penciptanya.

“SOVLO bukan sekadar panggung inklusif bagi ilustrator dan masyarakat, tetapi bukti nyata ekonomi kreatif yang menghargai karya, membangun kebersamaan, dan merayakan persatuan bangsa,” kata Irene.

Menurut dia, ketika ilustrasi diolah menjadi produk nyata dengan penghargaan yang transparan kepada penciptanya, karya kreatif dapat tumbuh menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketiga sekaligus merayakan ulang tahun ke-6 SOVLO, TERASI 2026 berlangsung pada 13–17 Agustus 2026.

Selain pameran, pengunjung dapat mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari Immersive Wall Painting, TERASI Art Market, Creative Workshop & Inspiring Talk, Illustrator Meet & Greet, Drawing Competition, hingga final SOVLO Goes to School.

Rangkaian acara juga dilengkapi pertunjukan musik, kelas tari, dan instalasi kuliner.

Co-Founder SOVLO Djohan mengatakan, TERASI dirancang sebagai ruang temu bagi ekosistem ilustrasi Indonesia.

“TERASI kami hadirkan bukan sekadar sebagai event, tetapi sebagai ruang temu bagi seluruh ekosistem ilustrasi Indonesia, menghubungkan ilustrator lokal dengan audiens, komunitas, industri, dan peluang ekonomi yang nyata,” ujarnya.

Bagi SOVLO, ruang seperti TERASI penting agar ilustrator lokal tak hanya dikenal karena karyanya, tetapi juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring dan mengembangkan profesinya.

Pameran tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Cheryl Tanzil serta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah GEKRAF DKI Farazandy Fidinansyah.

Pada akhirnya, TERASI 2026 menawarkan cara sederhana untuk merayakan Indonesia: melihat keberagaman bukan sebagai batas, melainkan sebagai sumber inspirasi yang dapat diterjemahkan menjadi karya, kolaborasi, dan kesempatan ekonomi.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan