banner 728x250

Normalisasi Ciliwung Kembali Dipercepat, Pemprov DKI Targetkan Pembebasan Lahan Rampung Akhir 2026

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA-| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mempercepat program normalisasi Kali Ciliwung yang sempat terhenti selama beberapa tahun. Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, percepatan pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, menjadi langkah penting untuk melanjutkan pembangunan tanggul sekaligus memperkuat sistem pengendalian banjir ibu kota.

Saat meninjau progres pembebasan lahan di RW 03 Kelurahan Cawang, Jumat (10/7), Pramono mengungkapkan bahwa dari target 170 bidang tanah, sebanyak 62 bidang telah berhasil dibebaskan. Pemerintah menargetkan seluruh proses pembebasan lahan di kawasan tersebut dapat diselesaikan hingga akhir 2026.

banner 325x300

“Alhamdulillah, di RW 03 Kelurahan Cawang ini dari target 170 bidang, telah selesai 62 bidang. Namun, hingga akhir tahun ini kami menargetkan seluruh proses pembebasan dapat diselesaikan,” ujar Pramono.

Menurutnya, percepatan pembebasan lahan menjadi kunci agar pembangunan tanggul dan normalisasi sungai dapat segera dilanjutkan. Selama ini, program tersebut sempat tersendat sehingga kapasitas aliran sungai belum dapat ditingkatkan secara optimal.

Pramono berharap kelanjutan normalisasi Kali Ciliwung mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan di Jakarta. Dengan meningkatnya kapasitas sungai, luapan air saat curah hujan tinggi diharapkan dapat diminimalkan.

Untuk mendukung program tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar pada 2026. Dana itu tidak hanya digunakan untuk pembebasan lahan dan normalisasi Kali Ciliwung, tetapi juga penanganan Kali Krukut dan Kali Cakung Lama.

Program tersebut akan berlanjut pada 2027 dengan dukungan anggaran tambahan. Pemerintah menargetkan normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat rampung bertepatan dengan peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta.

Secara keseluruhan, dari rencana pembangunan tanggul sepanjang 33,69 kilometer, masih diperlukan pembebasan lahan sepanjang 16,55 kilometer. Sepanjang 2026, proses pembebasan difokuskan pada sekitar dua kilometer di wilayah Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan.

Kelurahan Cawang juga dijadikan proyek percontohan untuk model pembebasan lahan yang selanjutnya akan diterapkan di 14 kelurahan. Empat lokasi yang telah ditetapkan meliputi Cawang, Rawajati, Pengadegan, dan Cililitan, sementara sepuluh kelurahan lainnya masih dalam tahap penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi.

Normalisasi sungai menjadi bagian dari strategi jangka menengah dan panjang Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi risiko banjir. Selain Kali Ciliwung, program serupa akan diterapkan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama dengan harapan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Jakarta secara lebih luas pada 2029.|Sumber Dinas Kominfotik.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan