banner 728x250

Pesta Lima Gol Batavia FC Warnai Liga Soeratin U15, Konsistensi Jadi Modal Menuju Puncak Klasemen

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA – Persaingan Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026 semakin memanas memasuki pekan ketiga. Bermain di Lapangan 2 Sintetis PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2026), Batavia FC tampil dominan dengan membungkam Bintang Ragunan 5-1 dalam laga yang berlangsung penuh tempo sejak menit awal.

Batavia FC langsung mengambil inisiatif serangan. Baru empat menit pertandingan berjalan, Raja Raffif Fuky membuka keunggulan lewat penyelesaian tenang yang membuat Batavia memimpin 1-0. Wasit Suriyadi kemudian mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Raja pada menit ke-11 di tengah permainan yang berlangsung cukup ketat.

banner 325x300

Dominasi Batavia terus berlanjut. Marcello Abimanyu Sandi menggandakan keunggulan pada menit ke-24 melalui penyelesaian yang memanfaatkan kerja sama antarlini. Muhammad Rakha Sumarna kemudian menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-22 dan 43. Pesta gol Batavia ditutup oleh Lutfhi Thilal Ahenza pada menit ke-40.

Bintang Ragunan baru mampu memperkecil ketertinggalan di penghujung pertandingan melalui gol Muhammad Nabhil pada menit ke-55. Skor 5-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih Batavia FC, Ranu Tri Sasongko, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurut dia, kemenangan tersebut merupakan buah dari penerapan strategi yang berjalan sesuai rencana.

“Hasil positif ini menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya. Saya puas karena game plan yang disiapkan saat latihan bisa dijalankan dengan baik selama tiga pertandingan. Kompetisi ini juga sangat membantu kami mengevaluasi dan menyusun program latihan,” ujar Ranu.

Ia menambahkan, kemenangan tersebut membuka peluang Batavia FC untuk bersaing di papan atas klasemen apabila mampu menjaga tren positif pada laga-laga selanjutnya.

Di kubu Bintang Ragunan, asisten pelatih Wahyudi mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ia menilai minimnya intensitas latihan menjadi salah satu penyebab anak asuhnya belum mampu tampil kompetitif.

“Pertandingan ini menjadi bahan evaluasi. Kami melihat masih banyak kelemahan, terutama saat bertahan, merebut bola, dan membangun serangan. Mental anak-anak sebenarnya ada, tetapi tanpa latihan yang rutin akan sulit berkembang. Mudah-mudahan setelah ini ada peningkatan sehingga hasilnya bisa lebih baik,” kata Wahyudi.

Liga Soeratin U15 Piala Gubernur kembali menunjukkan perannya sebagai panggung pembinaan sepak bola usia muda. Di balik kemenangan telak maupun kekalahan yang harus diterima, setiap pertandingan menjadi ruang belajar bagi para pemain untuk mengasah kemampuan teknis, taktik, dan mental bertanding demi menatap jenjang kompetisi yang lebih tinggi.|Foto : Prass

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan