banner 728x250

Dari Jakarta ke Pacitan, DPAC Demokrat Jakarta Timur Perkuat Soliditas Lewat Jejak SBY

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|PACITAN — Perjalanan ribuan kilometer dari Jakarta ke Pacitan bukan sekadar agenda wisata. Bagi jajaran Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat Jakarta Timur, perjalanan tersebut menjadi momentum untuk merawat kebersamaan sekaligus menyegarkan kembali semangat kader melalui jejak sejarah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Rombongan para ketua DPAC Demokrat Jakarta Timur berangkat dari Jakarta pada Kamis malam, 24 September 2026. Mereka tiba di Pacitan pada Jumat (25/9) sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung mengunjungi Museum dan Galeri SBY-ANI.

banner 325x300

Museum tersebut memang dirancang sebagai ruang edukasi yang merekam perjalanan hidup dan kepemimpinan SBY, mulai dari masa kecil hingga perjalanan pengabdiannya sebagai Presiden ke-6 RI. Museum ini juga memadukan sejarah dengan karya seni, termasuk karya SBY dan fotografi Ani Yudhoyono.

Bagi kader Demokrat Jakarta Timur, kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang berbeda. Mereka tidak hanya melihat dokumentasi sejarah dalam bentuk foto dan materi audiovisual, tetapi juga menyusuri kisah perjalanan SBY dari masa muda, karier militer, hingga dua periode memimpin Indonesia.

Ketua DPAC Demokrat Cakung, Laddy, mengatakan kunjungan tersebut digagas secara spontan oleh para ketua DPAC sebagai upaya memperkuat kekompakan dan kebersamaan kader.

“Ke Museum dan Galeri SBY – ANI ini menambah wawasan dan semangat para kader untuk tetap militan dan solid di barisan Partai Demokrat,” ujar Laddy.

Menengok Jejak Masa Kecil SBY

Agenda rombongan tidak berhenti di museum. Para kader juga menyempatkan diri mengunjungi rumah tempat SBY menjalani masa kecilnya di Pacitan.

Bagi mereka, tempat tersebut memberikan perspektif lain mengenai perjalanan seorang tokoh yang kemudian mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan Indonesia.

Museum dan Galeri SBY – ANI sendiri memuat rekam perjalanan SBY sejak masa kecil hingga masa kepresidenannya. Kehadiran museum tersebut juga dimaksudkan sebagai ruang edukasi mengenai perjalanan hidup, kepemimpinan, serta nilai-nilai yang melekat dalam perjalanan SBY.

Sejumlah kader Demokrat yang telah berkhidmat lebih dari dua periode di partai menilai kunjungan ke Pacitan merupakan agenda yang memiliki makna tersendiri.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarpengurus di tingkat kecamatan, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan sejarah partai dan sosok SBY yang menjadi salah satu tokoh sentral dalam sejarah Partai Demokrat.

“Sebagai kader yang telah berkhidmat lebih dari dua periode di Partai Demokrat, kunjungan ke Museum dan Galeri SBY-ANI di Pacitan ini akhirnya dapat terlaksana,” ujar salah seorang kader.

Silaturahmi dan Merawat Semangat Kader

Jajaran DPAC Demokrat Jakarta Timur berharap kegiatan bersama tersebut tidak berhenti sebagai perjalanan seremonial.

Lebih jauh, mereka ingin kebersamaan antarpengurus di tingkat kecamatan tetap terjaga di tengah dinamika politik dan organisasi.

DPAC Demokrat Jakarta Timur menaungi 10 kecamatan, yakni Cakung, Pulo Gadung, Matraman, Duren Sawit, Jatinegara, Kramat Jati, Ciracas, Makasar, Cipayung, dan Pasar Rebo. Data Pemerintah Kota Jakarta Timur juga mencatat Jakarta Timur terdiri atas 10 kecamatan tersebut.

“Semoga kunjungan ini semakin memperkuat semangat juang, loyalitas, dan kecintaan kami kepada partai serta bangsa dan negara,” kata kader tersebut.

Perjalanan Jakarta-Pacitan itu pun akhirnya memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan. Di tengah kesibukan politik dan dinamika organisasi, para kader mencoba merawat satu hal yang menjadi modal penting dalam kerja kepartaian: kebersamaan.

Dari museum, mereka melihat kembali jejak masa lalu. Dari perjalanan itu pula, mereka membawa pulang semangat untuk menghadapi masa depan.[]

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan