Intimate.co.id|JAKARTA— Ada perasaan yang rupanya tidak ikut tumbuh tua. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali hadir.
Nuansa itulah yang coba dihadirkan Anya Geraldine dan Omar Daniel melalui video musik ”Terpesona”, lagu Bunga Citra Lestari (BCL) dan Josh Flo. Video musik yang ditulis sekaligus disutradarai Bernardus Raka dan Sarahdiva Rinaldy itu bercerita tentang dua sahabat masa kecil yang kembali bertemu ketika dewasa.
Pertemuan tersebut membawa kembali sesuatu yang pernah tertinggal: rasa terpesona yang ternyata belum berubah.
Lagu ”Terpesona” sendiri telah dirilis pada 21 Agustus 2026 di berbagai platform streaming digital. Lagu tersebut terinspirasi dari kisah banyak orang yang memiliki tambatan hati, tetapi kerap kesulitan mengungkapkan perasaan kepada orang yang membuat mereka terpesona.
Dalam video musiknya, perasaan tersebut diterjemahkan melalui kisah sederhana dua manusia yang memiliki sejarah bersama. Setelah bertahun-tahun berpisah, keduanya dipertemukan kembali dalam usia dewasa.
BCL mengaku menyukai cara Bernardus Raka dan Sarahdiva Rinaldy menerjemahkan lagu tersebut ke dalam visual.
”Aku sangat suka dengan visi yang dibawa oleh Bernardus Raka & Sarahdiva Rinaldy saat menerjemahkan lagu ’Terpesona’ menjadi visual yang manis, tentang dua sahabat kecil yang bertemu lagi saat dewasa. Seperti sebuah pertemuan yang membawa kembali ke cerita lama,” ujar BCL.
Bernardus mengatakan, video musik itu tidak semata-mata ingin menceritakan kisah cinta, tetapi juga menangkap detail-detail kecil dari hubungan dua manusia yang telah memiliki ikatan sejak lama.
Menurut dia, Anya dan Omar berhasil menghadirkan sentimen dari pertemuan dua sahabat yang lama berpisah.
”Anya dan Omar mampu menghadirkan perasaan sentimentil dari dua sahabat kecil yang sudah lama tidak bertemu dan akhirnya kembali bertemu saat dewasa, dengan perasaan lama yang masih sama,” kata Bernardus.
Ia memilih menghadirkan banyak momen intim dalam interaksi keduanya agar perasaan yang selama ini tersimpan perlahan menemukan ruang untuk diungkapkan.
Bagi Anya, dinamika bersama Omar menjadi salah satu pengalaman menarik dalam produksi video musik tersebut. Ia juga merasa cerita ”Terpesona” dekat dengan pengalaman banyak orang.
”Senang banget rasanya bisa menampilkan dinamika yang manis banget di music video ’Terpesona’. Aku suka banget dengan lagunya, dan relate banget dengan banyak orang, ketika kita biasanya memendam perasaan spesial saat terpesona dengan seseorang yang sebenarnya kita sudah yakin, dia orangnya,” ujar Anya.
Omar pun melihat kisah tersebut sebagai cerita yang sederhana sekaligus akrab. Menurut dia, perasaan terpendam bisa muncul sejak masa remaja maupun ketika seseorang telah dewasa dan menemukan orang yang diyakininya sebagai pasangan.
”Aku merasa cerita di music video ’Terpesona’ relate ke banyak orang yang pernah memiliki perasaan terpendam sejak lama, seperti terhadap crush saat masa remaja, atau justru ketika di fase kita sudah tumbuh dewasa dan bertemu dengan seseorang yang memang kita sudah sangat yakin, dialah orangnya,” kata Omar.
Pengambilan gambar video musik ”Terpesona” berlangsung di Ancol Taman Impian. Kawasan wisata tersebut turut mendukung produksi dengan menghadirkan #RuteTerpesona, sebuah rute yang merefleksikan perjalanan romansa di tepian pantai Jakarta.
Video musik ”Terpesona” kini dapat disaksikan melalui kanal YouTube @ITSMEBCL, sementara lagunya tersedia di berbagai platform streaming digital.[]
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontribitor : Intimate.co.id


















