banner 728x250

Pramono Anung Ajak Anak Yatim Sambut Tahun Ajaran Baru Lewat Santunan dan Belanja Bersama

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA -| Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta menggelar Program Santunan Muharam dan Belanja Bersama Anak Yatim di Gajah Mada Plaza, Jakarta Pusat, Kamis (9/7). Kegiatan bertema Muliakan Anak Yatim Bersama Gubernur itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu kebutuhan pendidikan anak-anak yatim menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat menambah semangat anak-anak dalam menyambut sekolah. Menurut dia, perlengkapan sekolah yang baru diharapkan menjadi penyemangat untuk meraih prestasi.

banner 325x300

“Semoga program yang sangat baik ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebentar lagi masuk sekolah, nanti tasnya baru, bukunya baru, bajunya baru, semangatnya juga baru,” ujar Pramono.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 150 anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp750.000, santunan tunai Rp250.000, serta perlengkapan sekolah. Mereka juga diberi kesempatan memilih sendiri kebutuhan sekolah sesuai keinginan masing-masing.

Pramono menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi awal rangkaian Program Santunan Muharam Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Program itu ditargetkan menjangkau 3.440 penerima manfaat di seluruh Jakarta dengan total bantuan mencapai Rp3,44 miliar.

Ia juga mengapresiasi peran Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra strategis Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan berbagai program sosial, termasuk Program Pemutihan Ijazah bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera.

Sepanjang 2025, Program Pemutihan Ijazah telah membantu 6.050 peserta didik dengan total bantuan Rp14,9 miliar. Sementara pada 2026, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pemutihan 6.000 ijazah agar semakin banyak anak dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan administrasi

Pramono menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperluas akses pendidikan melalui Program KJP Plus, KJMU, LPDP Jakarta, serta berbagai program sosial lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang sama dalam meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik, sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global.|Sumber Dinas Kominfotik.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan