banner 728x250

Persija Barat Tekuk ABC Wirayudha 3-0, Rotasi Pemain Jadi Kekuatan di Liga Soeratin Jakarta U-15

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA – Persija Barat melanjutkan tren positifnya di ajang Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Tampil di Lapangan 2 Sintetis PSF Pancoran, Minggu (28/6), Persija Barat menundukkan ABC Wirayudha dengan skor meyakinkan 3-0.

Persija Barat langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-25 melalui aksi Naufal Fairuz yang sukses memperdaya kiper ABC Wirayudha, Muhammad Arif Hidayat.

banner 325x300

Memasuki babak kedua, dominasi Persija Barat semakin terlihat. Restu Rizky Saputra menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol tambahan pada menit ke-31 dan 43. Brace tersebut memastikan tiga poin menjadi milik Persija Barat.

Laga juga diwarnai sejumlah kartu kuning. Wasit Ilyas mengganjar dua pemain Persija Barat, yakni Dzaky Mahardika Putra Pandoyo pada menit ke-24 dan Bagas Rahadi pada menit ke-58. Sementara dari kubu ABC Wirayudha, kartu kuning diterima Arya Pradana Ali, sang kapten, pada menit ke-21 serta Danish Syandana Setya Negara pada menit ke-40.

Pelatih Persija Barat, M. Arri, mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Namun, menurutnya, kualitas permainan tim masih belum mencapai standar yang diinginkan.

“Secara hasil saya puas karena kami mendapat tiga poin. Tetapi secara organisasi permainan masih jauh dari apa yang kami latihkan. Rotasi pemain sengaja kami lakukan agar seluruh pemain mendapatkan jam bermain yang sama. Target kami bukan hanya menang, tetapi melihat perkembangan setiap pemain,” ujarnya.

Ia menilai kondisi lapangan turut memengaruhi permainan timnya, terutama dalam penguasaan bola dan akurasi umpan. Meski demikian, rotasi yang dilakukan berjalan efektif sehingga seluruh pemain memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan.

Menurut Arri, kemenangan tidak boleh membuat tim cepat berpuas diri. Evaluasi tetap menjadi fokus utama agar pola permainan semakin mendekati konsep sepak bola modern yang diterapkan dalam latihan.

Sementara itu, Manajer Persija Barat, Mardy M, menyebut hasil positif tersebut merupakan buah dari disiplin para pemain dalam menjalankan instruksi tim pelatih.

“Alhamdulillah target tiga poin tercapai. Yang paling utama anak-anak mampu menjalankan arahan pelatih dengan baik. Mereka juga sudah terbiasa berlatih dalam kondisi cuaca seperti ini sehingga tetap bisa tampil maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, Persija Barat menggunakan formasi 4-2-3-1 yang selama ini rutin diasah dalam latihan. Berbagai situasi bola mati, mulai dari tendangan bebas, sepak pojok hingga variasi serangan, juga menjadi materi latihan setiap pekan.

Di sisi lain, kubu ABC Wirayudha mengakui Persija Barat tampil lebih efektif memanfaatkan peluang. Pelatih tim menyebut para pemainnya masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry karena belum lama berlatih bersama.

“Kekalahan ini menjadi pelajaran. Kompetisi seperti Liga Soeratin justru menjadi sarana terbaik bagi pemain untuk belajar, berproses, dan terus berkembang. Kami akan terus memperbaiki organisasi permainan melalui latihan,” ujarnya.

Dukungan terhadap kompetisi usia muda juga datang dari mantan pemain tim nasional yang kini menjadi penasihat Persija Barat, Yuswardi Menurutnya, Liga Soeratin merupakan fondasi penting dalam pembinaan sepak bola nasional.

“Kompetisi kelompok umur seperti ini sangat dibutuhkan untuk melahirkan bibit-bibit pemain Indonesia. Jangan hanya fokus pada pemain asing. Pembinaan harus dimulai dari usia 15, 16, hingga 17 tahun agar lahir generasi yang siap memperkuat tim nasional di masa depan,” katanya.

Kemenangan 3-0 membuat Persija Barat kembali mengamankan tiga poin penting sekaligus menjaga kepercayaan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Namun, bagi tim pelatih, hasil tersebut hanyalah bagian dari proses panjang membangun fondasi pemain muda yang siap bersaing di level lebih tinggi.|Foto Prass

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan