banner 728x250

Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur Makin Modern, Avatara Hadirkan Siaran Langsung di Tengah Terik yang Menguji

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|JAKARTA-| Pekan ketiga Liga Jakarta U-17 2026 menghadirkan lebih dari sekadar persaingan sengit antartim. Kompetisi usia muda yang berlangsung di Lapangan Sintetis PSF Pancoran, Sabtu-Minggu (4-5 Juli), memperlihatkan wajah pembinaan sepak bola yang semakin berkembang melalui sentuhan teknologi, peningkatan kualitas penyelenggaraan, serta perhatian terhadap keselamatan para pemain.

Salah satu langkah baru hadir melalui Avatara yang untuk pertama kalinya menjadi mitra siaran langsung Liga Jakarta U-17 musim 2026. Dua pertandingan, yakni Diklat ISA melawan Batavia FC serta BTC menghadapi Bintang Ragunan, disajikan secara langsung melalui kanal YouTube dengan dukungan produksi yang lengkap, mulai dari pengoperasian perangkat teknis hingga kehadiran komentator. Pengalaman ini melanjutkan kontribusi Avatara yang sebelumnya juga terlibat dalam penyiaran kompetisi musim 2025.

banner 325x300

Di dalam lapangan, Batavia FC menunjukkan keseriusannya dalam pembinaan dengan memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) pada seluruh pemain. Perangkat tersebut merekam berbagai indikator performa, seperti jarak tempuh, intensitas lari, jogging, hingga aktivitas berjalan selama pertandingan. Data yang terkumpul menjadi dasar evaluasi tim pelatih dalam menyusun program latihan sekaligus memantau perkembangan kondisi fisik setiap pemain secara lebih terukur.

Tantangan lain datang dari cuaca. Terik matahari yang menyelimuti Jakarta sepanjang akhir pekan membuat suhu di kawasan lapangan pada Minggu (5/7) mencapai sekitar 35 derajat Celsius. Demi menjaga keselamatan dan kebugaran pemain, perangkat pertandingan menerapkan water break selama dua menit agar para pemain dapat memulihkan cairan tubuh.

Kebijakan tersebut diberlakukan pada pertandingan PSF FA menghadapi Farama FC dan Nawasena melawan Bina Taruna. Sehari sebelumnya, jeda serupa juga diterapkan saat Putra Nusantara bertemu Toyo Haryono serta laga Diklat ISA kontra Batavia FC, mencerminkan komitmen penyelenggara dalam mengutamakan aspek kesehatan di tengah cuaca ekstrem.

Semangat pembinaan juga tercermin melalui dukungan berbagai pihak. Manajer Diklat ISA, Zuchli Imran Putra, menyerahkan bantuan 15 bola pertandingan kepada panitia pelaksana sebagai bentuk kontribusi terhadap kelancaran kompetisi. Dukungan tersebut menjadi simbol bahwa pembinaan sepak bola usia muda tidak hanya dibangun melalui persaingan di lapangan, tetapi juga lewat kolaborasi seluruh elemen yang memiliki kepedulian terhadap masa depan sepak bola Jakarta.

Pekan ketiga pun menjadi gambaran bahwa Liga Jakarta U-17 terus bertumbuh. Inovasi penyiaran, pemanfaatan teknologi olahraga, perhatian terhadap keselamatan pemain, serta partisipasi para pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kompetisi yang semakin profesional sekaligus berorientasi pada pembinaan.|Foto : Moh.Amin Tjandra

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimete.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan