Intimate.co.id|JAKARTA -| Film Indonesia kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Film bergenre action thriller Bandit berhasil meraih Grand Jury Prize: Best Narrative Feature, penghargaan tertinggi dalam Dances With Films Festival edisi ke-29 di Los Angeles, Amerika Serikat, yang berlangsung pada 28 Juni 2026 waktu setempat.
Pencapaian tersebut melanjutkan respons positif yang diterima Bandit sejak penayangan perdananya pada 26 Juni 2026. Pemutaran film itu bahkan berlangsung penuh atau sold out, dengan penonton memberikan apresiasi terhadap cerita yang menegangkan serta kualitas visual yang memikat.
Sutradara Brian L. Tan dan sinematografer Austin Ahlborg hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Brian mengatakan, Bandit lahir dari keinginan menghadirkan sudut pandang baru tentang Bali yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata yang indah.
“Kami ingin mengajak penonton bertanya, bagaimana jika realitas tidak selalu seindah yang selama ini terlihat,” ujar Brian.
Diproduksi oleh Adaptif Films, Aufklärung Pictures, Viking Sunset Studios, dan Naga Film, Bandit menghadirkan Bali dalam nuansa yang berbeda. Keindahan pulau dewata menjadi latar kisah kriminal penuh ketegangan yang dipadukan dengan sinematografi berkelas dunia.
Naskah film ditulis Husein M. Atmodjo, penulis di balik kesuksesan Mencuri Raden Saleh dan Pertaruhan: The Series. Sementara jajaran pemainnya diperkuat Wafda Saifan, Roy Sungkono, Claresta Taufan, Rifnu Wikana, Bukie B. Mansur, Abdurrahman Arief, Mike Lucock, hingga Kiki Narendra.
Sebelum berjaya di Amerika Serikat, Bandit telah lebih dulu diputar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 dan Balinale International Film Festival 2026. Penghargaan di Los Angeles diyakini menjadi modal penting menjelang perilisan resmi film tersebut di bioskop Indonesia.
Film ini mengisahkan Gatra, seorang pria yang kembali ke dunia kriminal demi menyelamatkan istrinya yang tengah hamil dan mengalami komplikasi medis. Bersama mantan rekannya, Tiar, ia mencuri sebuah mobil. Namun, aksi itu berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka menemukan mayat termutilasi dan sepucuk pistol di dalam kendaraan tersebut. Sejak saat itu, keduanya diburu sosok misterius dalam malam yang dipenuhi kekerasan dan ancaman maut.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















