Intimate.co.id|JAKARTA – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali memperlihatkan sisi kreatifnya. Setelah menekuni seni lukis, menciptakan lagu, menulis puisi, hingga bermain gitar, Presiden ke-6 Republik Indonesia itu kini merambah dunia sastra dengan meluncurkan novel perdana berjudul Diana Memang Manja.
Peluncuran novel berlangsung di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10/2026). Karya tersebut menambah panjang perjalanan kreatif SBY sekaligus menjadi penanda bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 14 tokoh dari berbagai kalangan menerima langsung novel Diana Memang Manja dari SBY. Mereka antara lain Metz dari 3 Pemuda Berbahaya, Bonny dari Brasakustik, Sari Koeswoyo, Alberthiene Endah, Beby Tsabina, Novita Wibowo, Sundari Soekotjo, Dina Lorenza, Dede Yusuf, Ingrid Kansil, Nora Trystiana, Djoko Suyanto, serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Ingrid Kansil mengaku terhormat mendapat kesempatan menerima langsung novel tersebut dari penulisnya.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya, bisa mendapat langsung novel Diana Memang Manja, dan membacanya,” ujar Ingrid.
Apresiasi terhadap karya terbaru SBY juga disampaikan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto. Ia menilai novel tersebut menunjukkan keberanian SBY mengeksplorasi dunia sastra dengan memadukan unsur romansa, misteri, hingga supranatural.
Menurut Anton, cerita dalam novel itu juga menyentuh refleksi tentang penyembuhan batin dan kenangan mendalam yang dihadirkan melalui narasi sastra.
Kekaguman turut disampaikan Dede Yusuf yang menerima langsung novel tersebut. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai produktivitas SBY dalam berbagai bidang kreatif layak menjadi inspirasi, terlebih pada usia 77 tahun.
“Beliau seorang jenderal, hobi bola voli sejak remaja, menulis lagu, puisi, melukis. Saya yang artis belum tentu bisa seperti Pak SBY,” ungkap Dede Yusuf.
Peluncuran novel tersebut turut dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sekretaris Jenderal Herman Khaeron, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, serta Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan juga hadir dan terlibat dalam sesi bincang-bincang bersama SBY.
Peluncuran Diana Memang Manja menegaskan bahwa ruang kreativitas SBY tidak berhenti pada politik dan pemerintahan. Dari kanvas, melodi, dan puisi, kini ia menghadirkan cerita melalui novel, memperlihatkan perjalanan seorang tokoh publik yang terus menemukan medium baru untuk berkarya.[**]Foto : Instagram@agusharimurtiyudhoyono
Pewarta : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id












