Intimate.co.id | MURATARA – Respons cepat dan kepedulian kemanusiaan ditunjukkan jajaran Polres Musi Rawas Utara (Muratara) dalam penanganan kasus anak tenggelam di Sungai Rupit, Kecamatan Rawas Ulu, Rabu (22/4/2026).
Korban diketahui berinisial N (8), warga Desa Sungai Baung. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terseret arus sekitar pukul 14.30 WIB saat bermain di tepi Sungai Rupit yang melintasi wilayah Desa Lesung Batu.
Mendapat laporan tersebut, Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., langsung memerintahkan jajaran untuk bergerak cepat melakukan pencarian. Tim gabungan yang terdiri dari Sat Samapta, Satpolairud, BPBD Muratara, serta masyarakat setempat diterjunkan ke lokasi dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet.
Selain itu, Polres Muratara juga mendirikan posko terpadu di Balai Desa Lesung Batu sebagai pusat koordinasi pencarian dan operasi SAR.
Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi meninggal dunia.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, Kapolres Muratara melalui Kasat Reskrim Iptu Nasirin, S.H., M.H., didampingi Kapolsek Rawas Ulu Iptu Harry Suharto, S.Pd., M.Si., menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan kepada keluarga korban di kediamannya di Desa Sungai Baung.
“Ini merupakan atensi langsung dari Bapak Kapolres. Kami hadir tidak hanya dalam penanganan peristiwa, tetapi juga untuk meringankan beban keluarga korban. Kami juga memberikan pendampingan psikologis (trauma healing),” ujar Kapolsek Rawas Ulu.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua yang tinggal di bantaran Sungai Rupit, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tegasnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri personel Satreskrim dan anggota Polsek Rawas Ulu Polres Muratara.
Pewarta: Azuzet
Kontributor: Intimate.co.id


















