Intimate.co.id|JAKARTA – Maulana Rifky Yavianda mengawali perjuangan Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan gemilang. Perenang para Indonesia itu mempersembahkan medali emas pertama Merah Putih dari nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12, Senin (19/10/2026).
Prestasi tersebut menjadi modal berharga bagi kontingen Indonesia setelah Asian Para Games 2026 resmi dibuka pada Minggu (18/10/2026). Emas Rifky sekaligus menumbuhkan optimisme bagi atlet-atlet Merah Putih yang masih berjuang di berbagai cabang olahraga.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas pencapaian Rifky. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan keras, kedisiplinan, dan persiapan panjang yang melibatkan atlet, pelatih, serta seluruh tim pendukung.
“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026! Selamat kepada Maulana Rifky Yavianda yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas S12. Ini menjadi awal yang sangat baik bagi perjuangan kontingen Merah Putih,” ujar Erick.
Menurut dia, medali emas itu bukan sekadar prestasi individu, melainkan juga bukti kerja keras dan komitmen bersama untuk mengharumkan nama bangsa.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rifky, para pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan diri. Di balik medali emas ini ada proses panjang, pengorbanan, disiplin, dan tekad yang tidak pernah padam untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Kerja keras tersebut hari ini terbayar dengan berkumandangnya Indonesia Raya,” katanya.
Emas Pertama Jadi Pemantik Semangat
Erick berharap keberhasilan Rifky menjadi pemacu semangat bagi atlet Indonesia lainnya untuk tampil lebih percaya diri dan menjaga fokus dalam pertandingan berikutnya.
“Perjuangan kita baru dimulai. Saya berharap emas pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang saat ini sedang berjuang. Jadikan keberhasilan Rifky sebagai motivasi untuk tampil semakin percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan. Kita masih memiliki banyak peluang untuk mendapatkan emas-emas berikutnya,” tegasnya.
Menpora juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi para atlet yang berlaga di Aichi-Nagoya. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun semangat para pejuang olahraga Tanah Air.
“Kita ingin melihat semakin banyak atlet Indonesia berdiri di podium tertinggi dan semakin sering Indonesia Raya berkumandang di Asian Para Games 2026. Saya percaya seluruh atlet kita memiliki semangat dan tekad yang sama untuk mengharumkan nama bangsa. Seluruh rakyat Indonesia mendukung dan mendoakan perjuangan kalian. Semoga emas pertama ini menjadi pembuka jalan bagi hadirnya prestasi berikutnya untuk Merah Putih,” pungkas Erick.
Emas Maulana Rifky Yavianda menjadi pembuka perjalanan Indonesia dalam perburuan medali di Aichi-Nagoya. Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum agar keberhasilan tersebut diikuti prestasi atlet-atlet Merah Putih lainnya.[**]Foto : Istimewa.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id












