banner 728x250

Nada Terakhir TrisNoize, Bassist yang Menjaga Denyut PAS Band Telah Pergi

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id|BANDUNG -|Ada musisi yang dikenang lewat vokalnya. Ada juga yang tetap hidup lewat petikan senar yang jadi denyut sebuah band. Trisno, atau yang lebih akrab disapa TrisNoize, ada di kategori yang kedua.

Sabtu (1/8/2026), dunia musik Indonesia kehilangan salah satu bassist yang memberi warna kuat dalam perjalanan PAS Band. TrisNoize meninggal dunia pukul 14.29 WIB di RS Hermina Bandung dalam usia 55 tahun.

banner 325x300

Kepergiannya menutup perjalanan panjang seorang musisi yang sejak era 1990-an sudah jadi bagian penting dari denyut PAS Band, grup asal Bandung yang dikenal sebagai pelopor rock alternatif Indonesia. Di balik dentuman gitar dan vokal yang meledak-ledak, permainan bass TrisNoize jadi fondasi yang bikin musik PAS Band terasa kokoh tapi tetap dinamis.

Buat TrisNoize, musik nggak pernah cuma soal hiburan. Ia melihatnya sebagai bahasa untuk menyuarakan kegelisahan sekaligus merayakan hidup.

«”Bagi saya, musik bukan sekadar hiburan. Musik adalah cara kita berkomunikasi, menyampaikan keresahan, dan merayakan kehidupan.”»

Kalimat itu sekarang terasa seperti pesan yang akan terus diingat.

Selama bertahun-tahun, PAS Band bertahan melewati perubahan zaman, selera musik yang bergeser, sampai dinamika industri. Di setiap fase itu, TrisNoize selalu hadir sebagai sosok yang tenang, rendah hati, tapi punya dedikasi besar pada musik yang ia jalani.

Energi panggungnya juga jadi hal yang sulit dilupakan. Senyum khasnya, permainan bass yang solid, dan chemistry yang kuat dengan personel lain bikin setiap penampilan PAS Band selalu terasa hidup.

Kepergiannya memicu gelombang duka dari musisi dan penggemar. Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial, disertai potongan video konser, foto-foto lama, hingga kenangan lagu-lagu yang pernah menemani masa muda banyak orang.

TrisNoize memang sudah berpulang. Tapi seperti garis bass yang mungkin tak selalu di depan, namun justru jadi penentu ritme sebuah lagu, jejaknya akan terus mengalun dalam karya-karya PAS Band. Musik yang pernah ia mainkan akan tetap hidup, menemani generasi yang tumbuh bersama dentuman rock Indonesia.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan