Intimate.co.id|BEKASI — Musik selalu menemukan jalannya untuk menyapa pendengar dengan cara yang sederhana. Bagi duo Detania, sapaan itu hadir melalui sebuah tatapan. Lewat single terbaru “Main Mata”, Deta dan Andrie mengajak penikmat musik menikmati kisah cinta yang ringan, hangat, dan dibalut irama ceria khas Indonesia Timur.
Dirilis pada April 2026, “Main Mata” menjadi penanda babak baru perjalanan Detania setelah bergabung bersama GMI Production dan Enam Management pada pertengahan 2025. Lagu ini memperlihatkan identitas musikal mereka yang memadukan sentuhan Hipdut dengan nuansa etnik yang segar dan mudah diterima berbagai kalangan.
Energi tersebut akan dibawa langsung ke atas panggung NEW CELEBRITY di Food Nation Bekasi Cyber Park, Minggu (12/7/2026). Penampilan ini menjadi kesempatan bagi Detania untuk memperkenalkan karya terbaru mereka sekaligus menyuguhkan pertunjukan penuh semangat kepada para pengunjung.
Mewakili manajemen Food Nation Bekasi Cyber Park, Vincentius Velly mengatakan pihaknya ingin menghadirkan ruang kreatif yang mampu mempertemukan musisi muda dengan masyarakat.
“Kami ingin Food Nation Bekasi Cyber Park menjadi ruang kreatif yang mampu mempertemukan talenta-talenta baru dengan masyarakat. Penampilan Detania merupakan bentuk dukungan kami terhadap perkembangan industri musik Indonesia,” ujarnya.
Program NEW CELEBRITY merupakan kolaborasi SAE Entertainment bersama Criss Sky Entertainment. Menurut Andree Dahlan dan Agus Kriss, panggung tersebut dirancang sebagai wadah bagi penyanyi dan grup musik pendatang baru untuk memperkenalkan karya sekaligus mengembangkan karier mereka.
Detania sendiri lahir dari perpaduan nama kedua personelnya, Deta dan Andrie, dua musisi asal Tambun, Bekasi. Deta yang berdarah Kupang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sedangkan Andrie telah lama dikenal sebagai penyanyi muda yang akrab dengan musik Melayu.
Sebelum “Main Mata”, mereka telah merilis “Cinta Kalimalang” bersama Nineteen pada 2025 dan “Asikin Aja” pada 2026. Kini, mereka menawarkan warna baru melalui lagu yang terinspirasi dari kisah cinta masa muda nenek Deta, Oma Nooman Porsiana, di Kupang.
Lagu ini mengangkat cerita tentang benih cinta yang tumbuh hanya dari sebuah tatapan mata. Dengan irama khas Indonesia Timur yang riang, “Main Mata” menggambarkan rasa gugup, bahagia, hingga tingkah canggung seseorang ketika mulai jatuh cinta. Sosok “nona” yang sederhana, pandai memasak, dan memiliki suara merdu menjadi bagian dari narasi romantis yang dibangun dalam liriknya.
Melalui penampilan di NEW CELEBRITY, Detania berharap “Main Mata” semakin dikenal luas sekaligus menjadi bukti bahwa musik dengan akar budaya lokal mampu tampil modern, segar, dan dekat dengan generasi muda. Di tengah semarak akhir pekan Bekasi Cyber Park, duo ini siap mengajak penonton bernyanyi, bergoyang, dan saling “Main Mata”.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















