Intimate.co.id|JAKARTA – Putra Nusantara menunjukkan performa impresif saat menundukkan Toyo Haryono dengan skor 3-0 pada pekan ketiga Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7). Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Putra Nusantara layak diperhitungkan dalam persaingan kompetisi sepak bola usia muda tersebut.
Sejak menit awal, Putra Nusantara tampil agresif dengan menguasai jalannya pertandingan. Tekanan yang terus dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14 melalui penyelesaian akhir Anjar Ridho. Keunggulan semakin melebar menjelang turun minum setelah Muhammad Wildan Ad Dhuha mencetak gol kedua pada menit ke-38, membawa timnya unggul 2-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Toyo Haryono berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan Putra Nusantara tampil disiplin sehingga setiap peluang mampu dipatahkan. Kapten tim, Muhammad Tomi, memastikan kemenangan Putra Nusantara setelah mencetak gol ketiga pada menit ke-68 usai menaklukkan penjaga gawang Naufal Arif Maulana.
Di tengah dominasi permainan, Putra Nusantara sempat menerima satu kartu kuning pada menit ke-55. Wasit Ramdhan memberikan peringatan kepada Muhammad Rasya Al Haadi akibat pelanggaran yang dilakukannya.
Pelatih Putra Nusantara, Ikhwanul Akmal, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Menurut mantan pemain nasional tersebut, kemenangan menjadi hasil dari proses latihan yang dijalankan selama ini, meski masih terdapat sejumlah aspek yang harus dibenahi.
“Anak-anak bekerja keras sejak awal pertandingan. Apa yang kami latih mulai terlihat di lapangan, meski masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Kami akan terus fokus melakukan evaluasi dan mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya,” ujar Ikhwanul.
Ikhwanul menilai Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur memiliki arti penting dalam pembinaan sepak bola usia muda. Menurut dia, kompetisi yang berlangsung secara rutin mampu memberikan pengalaman bertanding sekaligus menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan potensinya.
“Prestasi tidak hanya lahir dari latihan, tetapi juga pengalaman bertanding. Kompetisi seperti ini harus terus diperbanyak karena menjadi cikal bakal lahirnya pemain-pemain nasional. Harapannya, ke depan Piala Gubernur tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga berkembang ke daerah lain agar semakin banyak pemain muda mendapat kesempatan,” katanya.
Dukungan terhadap pembinaan usia dini juga disampaikan Iwan Sunarya, kakek dari pemain Putra Nusantara, Byan Al Musawwa. Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar kepada sekolah sepak bola (SSB) agar proses pembinaan berjalan berkesinambungan dan mampu melahirkan pesepak bola berkualitas.
Sementara itu, Muhammad Wildan Ad Dhuha yang mencetak gol kedua mengaku bersyukur atas kemenangan timnya. Meski puas dengan hasil tersebut, ia menegaskan Putra Nusantara tidak boleh cepat berpuas diri karena perjalanan kompetisi masih panjang.
“Kami senang bisa meraih tiga poin. Tapi kami harus tetap bekerja keras, terus berlatih, dan fokus menghadapi pertandingan berikutnya agar bisa terus memberikan hasil terbaik untuk tim,” ujar Wildan.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan Putra Nusantara sebagai salah satu kandidat kuat di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026. Lebih dari sekadar perebutan poin, kompetisi ini kembali menegaskan perannya sebagai wadah pembinaan, pembentukan karakter, sekaligus panggung lahirnya talenta-talenta muda yang diproyeksikan menjadi masa depan sepak bola Indonesia.|Foto : Prass
Penulis : DaBon|Edotor : Kelana Peterson
Kontributor : Intimate.co.id


















