banner 728x250

Fadli Zon Dorong Pelestarian Warisan WR Soepratman, Dari Pemugaran Makam hingga Literasi Kepahlawanan

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id| JAKARTA – Nama Wage Rudolf Soepratman kembali menjadi perhatian dalam upaya memperkuat literasi sejarah dan kebangsaan di Indonesia. Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima kunjungan keluarga besar WR Soepratman di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, untuk membahas strategi pelestarian sejarah dan warisan sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pertemuan tersebut tidak hanya membicarakan perawatan situs-situs bersejarah peninggalan WR Soepratman, tetapi juga langkah konkret untuk menghidupkan kembali semangat kepahlawanan di kalangan generasi muda.

banner 325x300

Menurut Fadli Zon, WR Soepratman merupakan sosok pahlawan nasional yang jejak perjuangannya layak menjadi inspirasi lintas generasi. Semangat nasionalisme, kreativitas melalui karya musik, hingga keberaniannya menyuarakan cita-cita kemerdekaan dinilai relevan untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat saat ini.

“Dua tahun terakhir, Kementerian Kebudayaan telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang bertujuan mendekatkan generasi muda dengan sejarah para pahlawan. Salah satunya lomba menulis surat untuk pahlawan dalam rangka Hari Pahlawan, serta pertunjukan lagu-lagu ciptaan WR Soepratman di Museum Kebangkitan Nasional,” ujar Fadli.

Ia menilai upaya pelestarian tidak cukup berhenti pada peringatan seremonial. Menurutnya, diperlukan langkah yang lebih mendalam untuk memulihkan dan meluruskan sejarah kehidupan WR Soepratman yang hingga kini masih menyisakan sejumlah perbedaan versi dalam berbagai sumber.

Karena itu, Kementerian Kebudayaan membuka peluang penyusunan buku yang mengacu pada silsilah keluarga dan sumber lisan yang dimiliki keturunan WR Soepratman. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkaya referensi sejarah sekaligus memperkuat narasi kepahlawanan yang berbasis fakta.

“Tidak hanya buku, kita juga bisa mengenang jasa beliau dengan memugar makam WR Soepratman, menambah monumen penghormatan, hingga mengabadikan nama beliau sebagai nama jalan-jalan besar di ibu kota,” kata Fadli.

Gagasan tersebut mendapat dukungan dari keluarga WR Soepratman. Perwakilan keluarga, Agustiani HS, menegaskan pentingnya menghadirkan edukasi sejarah yang akurat kepada generasi muda. Baginya, pelurusan sejarah kepahlawanan menjadi bagian penting dalam meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas kebangsaan.

Dialog itu turut dihadiri sejumlah anggota keluarga WR Soepratman, antara lain Bewita GHR H, dr. I. Imelda RH H, Indra Putra CSP H, David Rivano K, Ir. Polisi, dan Ir. Roy Reinhard. Hadir pula mendampingi Menteri Kebudayaan, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual BRA Putri Woelan Sari Dewi, serta Direktur Sejarah dan Permuseuman Agus Mulyana.

Menutup pertemuan, Fadli Zon menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk terus mendukung berbagai inisiatif pelestarian sejarah dan budaya yang lahir dari aspirasi masyarakat. Ia berharap semakin banyak program yang mampu memperkenalkan keteladanan WR Soepratman kepada generasi penerus bangsa.

“Semoga ke depan ada banyak agenda yang dapat meningkatkan pelestarian sejarah tentang WR Soepratman, termasuk memperkuat literasi kepahlawanan bagi generasi muda,” pungkasnya.|Foto : Kemenbud RI

Penulis : DaBon | Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan