Intimate.co,id | Jakarta – Industri hiburan Indonesia kembali kedatangan wajah baru dari generasi muda. Fatima Tuzzahro atau yang akrab disapa Ayma, putri aktor Chandra Wahyu dan influencer Sylvia Nabila, resmi memulai langkahnya di dunia seni peran melalui serial drama vertikal berjudul Satu Nama Dua Hati.
Meski baru pertama kali terjun ke dunia akting profesional, Ayma menunjukkan keseriusannya dalam menjalani proses produksi. Kehadirannya dalam serial garapan rumah produksi Progres Sinema tersebut menjadi titik awal perjalanan karier yang dipersiapkan dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.
Serial yang disutradarai Tono Wisnu itu mempercayakan Ayma untuk memerankan karakter antagonis bernama Belva. Sebuah tantangan yang cukup besar bagi pendatang baru karena karakter antagonis menuntut kemampuan eksplorasi emosi yang kuat dan konsisten.
Menurut Casting Director Andi Abdilah, pemilihan Ayma bukan semata karena latar belakang keluarganya yang dekat dengan dunia hiburan, melainkan karena ia dinilai memiliki kecocokan dengan karakter yang dibutuhkan.
“Saya melihat Ayma memiliki potensi yang besar. Karakter Belva membutuhkan sosok yang mampu menampilkan sisi tegas sekaligus emosional, dan saya yakin Ayma mampu memberikan warna tersendiri dalam serial ini,” ujar Andi.
Belajar Langsung dari Sang Ayah
Sebagai putri seorang aktor yang telah lama berkecimpung di industri hiburan, Ayma memiliki keuntungan berupa akses belajar langsung dari pengalaman Chandra Wahyu. Namun demikian, Chandra menegaskan bahwa dirinya tidak ingin putrinya mendapatkan kemudahan instan hanya karena membawa nama keluarga.
Menurut Ayma, sang ayah selalu menanamkan nilai profesionalisme sejak awal. Ia diajarkan untuk mengikuti proses casting secara normal dan membuktikan kemampuan melalui kualitas akting yang dimiliki.
“Papa yang mengenalkan saya ke dunia akting dan menghubungi beberapa rumah produksi. Tapi papa selalu bilang kalau saya harus mendapatkan peran karena kemampuan saya sendiri, bukan karena siapa orang tua saya,” ungkap Ayma.
Pesan tersebut menjadi pegangan bagi Ayma selama menjalani proses syuting yang berlangsung pada 20 hingga 24 Juni 2026.
Dunia Hiburan Sudah Menjadi Minat Sejak Kecil
Bagi Sylvia Nabila, debut akting putrinya bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Sejak kecil, Ayma disebut sudah menunjukkan minat yang besar terhadap dunia hiburan, baik di depan kamera maupun saat tampil di berbagai kegiatan sekolah.
Sylvia mengaku bangga melihat putrinya mulai mendapat kesempatan untuk terlibat dalam produksi profesional. Ia menilai pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting bagi perkembangan karakter dan kepercayaan diri Ayma di masa depan.
“Sejak kecil Ayma memang sudah menunjukkan ketertarikan di dunia hiburan. Kami melihat dia menikmati proses belajar dan berkembang. Sebagai orang tua tentu kami bangga melihat langkah pertamanya ini,” kata Sylvia.
Tak Hanya Akting, Siap Merambah Dunia Musik
Menariknya, langkah Ayma di dunia hiburan tidak berhenti pada seni peran. Chandra Wahyu mengungkapkan bahwa putrinya juga memiliki bakat di bidang tarik suara yang selama ini terus diasah.
Bahkan, Chandra telah menyiapkan sebuah lagu yang akan menjadi proyek berikutnya bagi Ayma. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, publik tidak hanya akan melihat Ayma sebagai aktris pendatang baru, tetapi juga sebagai penyanyi muda yang siap meramaikan industri musik Indonesia.
“Selain akting, Ayma juga punya bakat bernyanyi. Saya sudah menyiapkan sebuah single yang nantinya akan menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan kariernya,” ujar Chandra.
Menjaga Pendidikan di Tengah Aktivitas Syuting
Meski mulai aktif di dunia hiburan, pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi Ayma dan keluarganya. Aktivitas syuting yang dijalani bertepatan dengan masa libur sekolah setelah dirinya menyelesaikan pendidikan tingkat SMP di Global Islamic School.
Dalam waktu dekat, Ayma akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di Perguruan Cikini, Jakarta Selatan.
Keputusan untuk tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas menunjukkan komitmen keluarga dalam menjaga keseimbangan antara karier dan akademik.
Siap Menyambut Proyek-Proyek Berikutnya
Usai menyelesaikan Satu Nama Dua Hati, Ayma disebut telah menerima tawaran untuk terlibat dalam dua proyek produksi lainnya. Selain itu, selama masa libur sekolah ia juga akan mendampingi sang ayah yang menjalani proses syuting film layar lebar di kawasan Cipanas pada akhir Juni 2026.
Bagi Ayma, kesempatan tersebut menjadi sarana belajar yang berharga. Ia dapat mengamati secara langsung bagaimana proses produksi film berlangsung, mulai dari persiapan teknis, pengarahan sutradara, hingga kerja sama antarpemain di lokasi syuting.
Langkah awal Ayma melalui Satu Nama Dua Hati menjadi awal perjalanan yang menjanjikan. Dengan dukungan keluarga, kemauan belajar, serta kesempatan yang terus terbuka, Ayma berpotensi menjadi salah satu wajah baru yang patut diperhitungkan dalam industri hiburan Indonesia.
Debutnya tidak hanya mencerminkan lahirnya generasi baru di dunia akting, tetapi juga menunjukkan bagaimana bakat dan kerja keras tetap menjadi faktor utama dalam membangun karier di industri kreatif yang semakin kompetitif.
Jurnalis: Kelana Peterson Kontributor Intimate.co.id


















