Intimate.co.id | PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memperkuat barisan pengawasan pendidikan melalui pelantikan pengurus Forum Komite Sekolah tingkat provinsi di Auditorium Bina Praja, Sabtu (2/5/2026).
Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa partisipasi publik akan diperkuat secara sistematis guna mengawal kualitas pendidikan di Bumi Sriwijaya.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara tegas menempatkan forum ini sebagai “aktor kunci” untuk menjembatani kepentingan orang tua, siswa, dan pemerintah. Ia berharap forum ini menjadi pengontrol kebijakan pendidikan yang efektif di lapangan.
“Jangan hanya jadi pelengkap. Forum ini harus berani menyuarakan persoalan nyata pendidikan,” tegas Deru dalam arahannya.
Target Ambisius di 17 Kabupaten/Kota
Deru menargetkan pembentukan Forum Komite Sekolah sudah harus rampung di seluruh 17 kabupaten/kota di Sumsel pada tahun 2026. Meski struktur organisasi ini masih tahap awal dan belum didukung anggaran penuh dari Pemprov, Deru meminta hal itu tidak menjadi hambatan.
Menurutnya, kredibilitas organisasi harus dibangun dari kinerja nyata, bukan sekadar fasilitas.
“Kepercayaan publik itu bukan diberikan, tapi dibuktikan. Kalau forum ini bekerja nyata, dukungan pasti mengikuti,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan masyarakat yang terorganisir sangat krusial untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan. Ia pun menginstruksikan Dinas Pendidikan Sumsel untuk tetap memberikan dukungan teknis, seperti penyediaan sekretariat dan fasilitas koordinasi.
Pilar Ketiga Ekosistem Pendidikan
Sementara itu, Ketua Umum Forum Komite Sekolah Sumsel, Suparman Romans, menyebut lembaga yang dipimpinnya sebagai “pilar ketiga” dalam ekosistem pendidikan daerah, melengkapi peran pemerintah dan sekolah.
Suparman menegaskan, forum ini akan menjadi ruang advokasi untuk isu-isu krusial seperti ketimpangan fasilitas, kualitas guru, hingga tantangan global.
“Kalau forum ini hanya formalitas, tidak ada gunanya. Kita harus hadir sebagai solusi,” ujar Suparman.
Model Nasional dari Sumsel
Menariknya, forum ini digadang-gadang akan menjadi model nasional. Hal ini dikarenakan Forum Komite Sekolah Sumsel merupakan salah satu dari sedikit wadah serupa di tingkat provinsi yang memiliki struktur hingga ke akar rumput.
Dengan rencana ekspansi hingga tingkat kecamatan, forum ini berpotensi menjadi jaringan pengawasan pendidikan berbasis masyarakat terluas di Sumatera Selatan. Kini, tantangan besarnya adalah membuktikan bahwa organisasi ini mampu membawa perubahan konkret, bukan sekadar simbol partisipasi.
Pewarta: Azuzet
Kontributor: Intimate.co.id


















