banner 728x250

Bimbel Villa Merah Perkuat Ekspansi, Cetak Talenta Seni hingga Tembus ITB

Baiq Ayesha Zahra Qanitha Patria, siswi Binus School Bekasi, saat mengikuti kegiatan belajar di Bimbel Villa Merah.
banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co,id Jakarta – Bimbingan Belajar (Bimbel) Villa Merah yang berdiri sejak 1982 terus konsisten mencetak talenta kreatif di bidang seni rupa, desain, dan arsitektur. Berbasis di Bandung, lembaga ini kini memperkuat eksistensinya dengan membuka sejumlah cabang di Jakarta, seiring tingginya minat siswa untuk masuk ke perguruan tinggi bergengsi.

Villa Merah sendiri memiliki nilai historis. Berawal dari bangunan peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker, tempat ini dulunya merupakan asrama mahasiswa ITB. Dari lokasi tersebut, lahir tokoh-tokoh besar seperti Prof. Muhtar Apin dan Prof. Hasan Purbo.

banner 325x300

Semangat keilmuan itu terus diwariskan hingga kini. Kepala Cabang Bimbel Gambar Villa Merah Jakarta Selatan, M Noval Rinaldi, mengatakan lembaganya berfokus pada pendampingan teknis dan mental bagi siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Target kami adalah memastikan setiap siswa mampu menghasilkan portofolio yang unggul. Kami membimbing mereka hingga benar-benar siap, dengan fasilitas lengkap dan pengajar berpengalaman,” ujar Noval dalam keterangan pers, Minggu (12/4/2026).

Metode Belajar Adaptif di Era Digital

Menyesuaikan perkembangan zaman, Villa Merah menerapkan sistem pembelajaran modern dan fleksibel. Siswa dapat mengakses materi selama 24 jam melalui video tutorial, live streaming, hingga sesi konseling daring.

Meski demikian, interaksi tatap muka tetap menjadi prioritas untuk menjaga kualitas pembelajaran. Suasana belajar juga dirancang ramah agar siswa lebih nyaman dalam menyerap materi.

Metode ini terbukti efektif. Salah satu siswanya, Baiq Ayesha Zahra Qanitha Patria dari Binus School Bekasi, berhasil lolos ke International Undergraduate Program (IUP) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Desain Komunikasi Visual (DKV) ITB.

Ayesha mengaku bimbingan di Villa Merah membantunya memahami materi yang tidak ia dapatkan di sekolah, terutama melalui program Real Life.

Saya memang berminat ke FSRD ITB. Di sekolah tidak ada pembelajaran menggambar secara mendalam, jadi Villa Merah sangat membantu dalam membangun portofolio,” ujarnya.

Target Perluasan Jaringan

Respon positif dari masyarakat serta dukungan orang tua mendorong Villa Merah untuk terus berkembang. Ke depan, lembaga ini menargetkan pembukaan cabang baru di berbagai kota besar di Indonesia.

Noval berharap Villa Merah dapat terus menjadi jembatan bagi generasi muda yang ingin berkarier di industri kreatif, dengan membekali mereka kemampuan menggambar yang kompetitif di tingkat global.

Jurnalis: Kelana Peterson
Kontributor Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan