Intimate.co.id | Bandar Lampung – Komitmen memperkuat ketahanan dan kewaspadaan daerah terus diperkuat. Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menerima kunjungan Tim Survei Kajian Ketahanan dan Kerawanan Daerah (KKDN) dari Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), Rabu (22/4/2026).
Kegiatan berlangsung di Makodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, sebagai bagian dari sinergi strategis antara TNI AD, khususnya Kodam II/Sriwijaya, dengan kalangan akademisi dalam memperkuat analisis pertahanan berbasis data di tingkat daerah.
Rombongan Tim Survei KKDN disambut jajaran perwira Kodim 0410/KBL yang dipimpin Pasi Intel Kodim 0410/KBL sekaligus Danramil 410-03/Teluk Betung Utara, Mayor Inf Bagus Setiawan.
Meski Dandim 0410/KBL tengah menjalankan tugas kedinasan mendampingi Kasdam II/Sriwijaya dalam agenda penyambutan Danpusterad di Kota Bandar Lampung, kegiatan tetap berlangsung dengan penuh antusias dan profesionalisme.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Bagus Setiawan menegaskan kesiapan jajaran Kodim untuk mendukung penuh kegiatan survei tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran Tim Survei KKDN Unhan RI. Seluruh jajaran Kodim siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan wilayah, khususnya di Provinsi Lampung,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Survei yang juga Kaprodi Magister Peperangan Asimetris FSP Unhan RI, Kolonel Arh Dr. Bambang Utomo, S.I.P., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pihak Kodim.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program akademik strategis yang melibatkan mahasiswa magister dengan pendampingan dosen senior, guna menghasilkan kajian komprehensif berbasis kondisi riil di lapangan.
“Pengumpulan data akan dilaksanakan pada 17 hingga 22 Mei 2026 di wilayah Provinsi Lampung, dengan fokus pada isu kebencanaan dan maritim. Untuk wilayah Kodim 0410/KBL, kajian difokuskan pada aspek lingkungan serta potensi bencana alam,” jelasnya.
Tim survei yang berjumlah 12 orang terdiri dari unsur pimpinan program studi, dosen tetap, serta mahasiswa magister dari berbagai disiplin, di antaranya Strategi Perang Semesta, Diplomasi Pertahanan, dan Strategi Pertahanan Laut.
Kegiatan yang berlangsung singkat namun substansial ini ditutup dengan optimisme kedua pihak. Hasil survei diharapkan menjadi rujukan kebijakan strategis dalam meningkatkan ketahanan wilayah, khususnya dalam mitigasi dan penanganan bencana di Kota Bandar Lampung.
Pewarta: Azuzet
Kontributor: Intimate.co.id


















