IWL 2026 Bergulir, Erick Thohir Bidik Sepak Bola Wanita Indonesia ke Piala Dunia

Intimate.co.id|JAKARTA– Sepak bola wanita Indonesia memasuki babak baru. Bergulirnya Indonesia Women’s League (IWL) 2026 menjadi momentum bagi PSSI untuk memperluas pembinaan pemain, memperkuat klub, dan membangun jalan menuju persaingan internasional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif dimulainya kompetisi tersebut. Ia optimistis liga yang berjalan berkelanjutan akan meningkatkan kualitas pemain wanita Indonesia sekaligus memperbesar peluang tim nasional bersaing di level Asia Tenggara, Asia, hingga Piala Dunia.

Optimisme itu disampaikan Erick seusai membuka IWL 2026 di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10) malam. Pembukaan kompetisi dilanjutkan dengan pertandingan Persija melawan FC Bekasi City.

“Tidak ada perbedaan dengan lelaki dan perempuan. Pembukaan yang saya rasa sangat-sangat optimistis. Mudah-mudahan pertandingannya berjalan baik,” ujar Erick.

Enam Klub Jadi Titik Awal

Bagi PSSI, IWL bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Liga ini diharapkan menjadi ruang bagi para pemain untuk memperoleh jam terbang, mengasah kemampuan, dan menunjukkan potensi yang selama ini belum banyak terpantau.

Erick menilai, dua pertandingan awal telah memperlihatkan kemunculan talenta-talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior. Potensi tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan sepak bola wanita nasional, terutama dalam memperluas pilihan pemain untuk memperkuat timnas.

Namun, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan bakat. Kompetisi yang teratur dan klub yang memiliki fondasi kuat menjadi bagian penting untuk memastikan perkembangan pemain berlangsung secara berkelanjutan.

Karena itu, PSSI menerapkan komitmen kontrak lima tahun bagi klub peserta, disertai evaluasi berkala. Pada tahap awal, liga melibatkan enam klub yang berpusat di sekitar Jakarta.

Skema tersebut menjadi langkah terukur untuk memberi kesempatan kepada klub membangun markas atau *homebase* yang kuat. PSSI juga menyatakan berkomitmen memberikan dukungan kepada klub agar kompetisi dapat terus berkembang.

Juara Berpeluang Bertanding ke Luar Negeri

PSSI turut menyiapkan dukungan fasilitas dan kesempatan bagi klub juara untuk bertanding di luar negeri. Langkah ini diharapkan membuka pengalaman baru bagi pemain sekaligus mempertemukan mereka dengan standar persaingan yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Erick mengajak masyarakat memberikan dukungan langsung kepada sepak bola wanita dengan hadir di stadion. Antusiasme penonton dinilai menjadi salah satu modal untuk membangun atmosfer kompetisi dan memperkuat keberadaan liga di tengah masyarakat.

“Dengan kerja keras bersama antara PSSI, klub, dan suporter, sepak bola wanita Indonesia diharapkan mampu bangkit dan menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional,” kata Erick.

Pembukaan IWL 2026 berlangsung meriah. Sebelum pertandingan Persija melawan FC Bekasi City dimulai, penonton disuguhi penampilan band Kotak dan pesta kembang api.

Kini, tantangan sesungguhnya terletak pada keberlanjutan kompetisi. Komitmen jangka panjang klub, kualitas pertandingan, pembinaan pemain muda, serta dukungan publik akan menjadi faktor penting untuk mengubah optimisme menjadi prestasi nyata bagi sepak bola wanita Indonesia.[**]Foto : Istimewa.

Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor : Intimate.co.id

Tinggalkan Balasan