Intimate.co.id – METRO — Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia melaksanakan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) mahasiswa magister di Aula Utama Pemerintah Kota Metro. Rombongan dipimpin Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Mayjen TNI Dr. Oktaherce Ramsi, didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Brigjen TNI Totok Budhi Sugiyarto serta Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Umum Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo, dan disambut langsung Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin.
Kunjungan ini menjadi agenda strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah guna mendukung ketahanan wilayah dan pertahanan nasional.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Dr. Oktaherce Ramsi, S.I.P., M.Sc. menegaskan bahwa kehadiran rombongan di Kota Metro merupakan bagian penting dari upaya membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kegiatan KKDN merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga melakukan observasi lapangan, penelitian strategis, serta membangun interaksi langsung dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia menambahkan, KKDN menjadi sarana penting bagi mahasiswa dalam memahami dinamika strategis daerah secara langsung sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan strategis dalam melihat berbagai persoalan bangsa, khususnya terkait pertahanan negara dan pertahanan wilayah.
Kegiatan ini merupakan hari ketiga pelaksanaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan di Provinsi Lampung yang diisi dengan observasi serta kunjungan ke sejumlah instansi strategis. Pemerintah Kota Metro dipandang sebagai lokasi penting penelitian lapangan mahasiswa.
“Kota Metro kami pandang sebagai laboratorium strategis dalam pengembangan kajian pertahanan dan ketahanan nasional. Kota ini memiliki potensi sumber daya manusia yang baik, stabilitas sosial kondusif, serta tata kelola pemerintahan yang adaptif dan progresif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dalam menghadapi ancaman multidimensi, Kota Metro berperan sebagai daerah pendukung strategis di Provinsi Lampung, khususnya dalam pembangunan SDM, pelayanan publik, serta penguatan ketahanan sosial dan stabilitas keamanan wilayah.
Sebagai think tank strategis di bawah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Universitas Pertahanan berkomitmen menghadirkan kajian ilmiah berbasis kondisi riil daerah guna mendukung pengambilan kebijakan strategis pertahanan negara.
Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Pertahanan menjadikan Kota Metro sebagai lokasi kegiatan KKDN.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Metro terbuka terhadap kerja sama akademik dan penelitian yang dapat memperkuat ketahanan daerah.
“Kami berharap hasil penelitian dan kajian mahasiswa dapat memberikan masukan strategis bagi pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan ketahanan sosial, pelayanan publik, dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Kegiatan KKDN diharapkan memberi manfaat nyata bagi pemerintah daerah, civitas akademika, dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan nasional.
Pewarta: Denny
Kontributor: Intimate.co.id


















