Intimate.co.id|JAKARTA – Upaya memperkuat karakter kepemimpinan nasional terus mendapat perhatian berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dilakukan The President Center (TPC) melalui penyerahan buku Etika Pemimpin kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Kantor Kementerian Kebudayaan, Kamis (9/7).
Buku tersebut diserahkan langsung oleh Pendiri sekaligus Ketua Presidium TPC, Eddy Herwani Didied Mahaswara. Pertemuan itu juga dihadiri Tenaga Ahli Kementerian Kebudayaan Neno Warisman.
Didied menjelaskan, TPC merupakan lembaga independen nonpolitik yang berfokus pada pengkajian serta pemberdayaan kepemimpinan. Melalui buku Etika Pemimpin, TPC ingin menghadirkan panduan yang tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga dapat diterapkan sebagai referensi dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas.
“Kami berharap buku ini dapat menjadi tuntunan, pedoman, dan panduan dalam memperkuat etika, integritas, kompetensi, serta kapasitas kepemimpinan sehingga para pejabat publik semakin profesional, arif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Didied
Ia menuturkan, buku tersebut merangkum nilai-nilai kepemimpinan yang bersumber dari beragam tradisi budaya dan ajaran agama, mulai dari Hindu, Buddha, Kristen Katolik hingga Islam. Nilai-nilai tersebut dipadukan dengan kompetensi yang dinilai penting dimiliki oleh seorang pemimpin agar mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab.
Selain menerbitkan buku, TPC juga mendorong lahirnya sistem seleksi kepemimpinan nasional yang lebih berkualitas. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi terkait persyaratan calon presiden dan calon wakil presiden, sebagai bagian dari upaya menghadirkan proses kaderisasi pemimpin yang lebih komprehensif.
_”Terima kasih atas dukungan para rekan, sahabat dan peserta GWA dengan memberikan like, subscribe, share dan komentarnya, semoga berkenan dan bermanfaat”_
“Kami ingin para calon pemimpin memperoleh pembekalan dan penggemblengan yang memadai sehingga ketika menjabat benar-benar siap mengemban amanah,” kata Didied.
Dalam kesempatan tersebut, Didied berharap buku Etika Pemimpin dapat diperkenalkan dan dimanfaatkan di lingkungan Kementerian Kebudayaan sebagai bahan penguatan karakter serta budaya kepemimpinan.
Menurutnya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik gagasan tersebut dan menerima buku yang diserahkan TPC. Harapannya, nilai-nilai etika yang terkandung di dalamnya dapat menjadi inspirasi dalam membangun aparatur negara yang profesional, berintegritas, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Semoga nilai-nilai yang ada di dalam buku ini dapat diterapkan sehingga lahir pemimpin dan pejabat pemerintah, khususnya di Kementerian Kebudayaan, yang semakin ideal, profesional, mumpuni, dan paripurna dalam menjalankan tugasnya,” tutup Didied.
Penulis : DaBon|Editor : Kelana Peterson
Kontribitor : Intimete.co.id


















