Menwa Desak Pengusutan Dugaan Permufakatan Makar: Negara Tak Boleh Dikhianati dari Dalam

Kepala Staf Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia (Menwa), Raden Umar, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia.

Resimen Mahasiswa (Menwa) mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan permufakatan makar yang dinilai berpotensi mengancam stabilitas, kedaulatan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menwa menegaskan bahwa setiap indikasi tindakan yang mengarah pada pengkhianatan terhadap negara harus ditindaklanjuti secara serius, transparan, dan berlandaskan hukum. Negara tidak boleh menjadi korban kepentingan segelintir pihak, terlebih jika ancaman terhadap kedaulatan justru diduga muncul dari dalam tubuh bangsa sendiri.

 

Penulis  :  Kelana Peterson                                                                                                                  Kontributor : Intimate.co.id

 

Tinggalkan Balasan