Baru Sepekan di Farama, Amin Mustajab Langsung Menggila! Persija Barat Dihujani Dua Gol

Intimate.co.id|JAKARTA — Tak butuh waktu lama bagi Amin Mustajab untuk mencuri panggung. Baru sepekan mengenakan seragam Farama, pemain muda asal Kebalen, Bekasi, itu langsung unjuk ketajaman dengan memborong dua gol ke gawang Persija Barat dalam Liga Soeratin Jakarta U15 2026 di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Amin tak menunggu lama untuk memberi bukti. Menit ke-7, ia membuka keran gol. Berselang 24 menit, tepatnya menit ke-31, namanya kembali tercatat di papan skor. Dua gol dalam satu laga menjadi awal yang menjanjikan bagi pemain yang baru memulai petualangan bersama Farama.

Datang sebagai pemain baru, Amin langsung memberi warna.

Bukan cuma soal ketajaman di depan gawang. Kehadirannya juga membawa suntikan semangat bagi rekan-rekan setimnya. Adaptasi yang terbilang singkat menjadi modal positif bagi Amin untuk membangun chemistry bersama Farama.

Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan barunya. Kenyamanan di dalam tim membuatnya semakin bersemangat menjalani pertandingan dan mengembangkan kemampuan di lapangan.

Namun, Amin tak ingin berhenti pada dua gol. Pemain muda ini menyimpan cita-cita besar: terus berkembang melalui sepak bola, menambah pengalaman bertanding, dan membuat kedua orang tuanya bangga.

Farama U15|Foto Prass

Tias Tiono Taufik: Farama Masih Terus Berproses

Pelatih Farama, Tias Tiono Taufik, melihat kehadiran Amin sebagai bagian dari perjalanan tim yang terus berkembang. Baginya, kompetisi bukan sekadar tempat mengejar kemenangan, melainkan juga ruang bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, dan memahami arti kerja sama.

Taufik menyadari proses latihan belum selalu ideal karena kehadiran pemain belum lengkap. Meski demikian, pertandingan menjadi kesempatan penting untuk menguji kesiapan tim sekaligus memperbaiki kekurangan.

Kehadiran Amin diharapkan menambah pilihan pemain dan memberikan kontribusi bagi permainan Farama. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, bukan sekadar mengulang ketajaman, tetapi juga terus berkembang bersama tim.

Dua Gol Jadi Awal, Bukan Akhir

Dua gol ke gawang Persija Barat menjadi pembuka yang manis bagi Amin Mustajab. Akan tetapi, perjalanan seorang pemain muda tak cukup diukur dari satu pertandingan atau jumlah gol yang dicetak.

Ada konsistensi yang harus dijaga, kerja keras yang perlu ditingkatkan, serta pengalaman yang mesti terus dikumpulkan.

Bagi Farama, Amin bisa menjadi tambahan tenaga dalam perjalanan kompetisi. Bagi Amin sendiri, dua gol itu menjadi pesan awal bahwa kesempatan harus dijawab dengan kerja nyata.

Baru sepekan bergabung, ia sudah memberi kejutan. Kini, tantangan sesungguhnya menanti: membuktikan bahwa ketajaman di PSF Pancoran bukan sekadar penampilan sesaat, melainkan awal dari perkembangan yang berkelanjutan.[**]

Penulis :DaBon|Editor : Kelana Peterson

Kontributor ; Intimate.co.id

Tinggalkan Balasan