banner 728x250

Wisuda Tahfidz dan Tabligh Akbar Ukhuwah Sekolah Qur’an Indonesia Digelar Khidmat di Plupuh

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id | Sragen — Sekolah Qur’an Indonesia (SQI) sukses menggelar Wisuda Tahfidz dan Tabligh Akbar Ukhuwah Sekolah Qur’an Indonesia pada Kamis, 24 Desember 2025, bertempat di GOR Lestari Sambirejo, Plupuh, mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB. Acara ini terselenggara dengan dukungan Muspika setempat serta Tunas Harapan Group.

Sebanyak 140 santri dinyatakan mengikuti prosesi wisuda, dengan 136 santri hadir langsung dari berbagai cabang dan kemitraan SQI. Para wisudawan berasal dari kelas reguler (anak-anak) hingga kelas Bunda, yang menjadi ciri khas dan kekuatan program pendidikan Al-Qur’an di SQI.

banner 325x300

Momen wisuda semakin istimewa dengan hadirnya wisudawan dari lintas usia. Wisudawan termuda adalah Primaiska Afra Aulia, berusia 5 tahun 4 bulan, sementara wisudawan tertua adalah Ibu Paniyem, berusia 75 tahun, berasal dari SQI Kajog, Plupuh, Sragen. Adapun capaian hafalan terbanyak tahun ini dari kelas Bunda diraih oleh Ibu Rumini, usia 65 tahun, dari SQI Mujahidin Karangtanjung, Tanon, Sragen.

Founder Sekolah Qur’an Indonesia, Supriyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa SQI hadir sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang independen, terbuka, dan merangkul semua golongan. SQI tidak berafiliasi dengan organisasi masyarakat mana pun, serta berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang menanamkan kelembutan hati dan semangat kebersamaan.

 

“Sekolah Qur’an Indonesia berupaya menjadi ruang belajar Al-Qur’an yang ramah bagi semua usia, dari anak-anak hingga lansia, dengan menumbuhkan cinta kepada Al-Qur’an tanpa sekat,” ungkap Supriyanto.

 

Acara wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru, terutama saat para wisudawati kelas Bunda yang berusia antara 60 hingga 75 tahun turut diwisuda bersama santri anak-anak. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia, sekaligus diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan menginspirasi masyarakat yang belum memulai belajar mengaji.

 

Hadir sebagai pembicara utama dalam Tabligh Akbar adalah Ustadz Cinta Restu Sugiharto, yang dikenal sebagai bintang tamu di berbagai acara televisi nasional. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa Allah SWT akan meninggikan derajat suatu kaum dengan Al-Qur’an, dan sebaliknya, kehinaan akan datang ketika Al-Qur’an ditinggalkan.

 

Melalui kegiatan ini, Sekolah Qur’an Indonesia berharap ukhuwah Islamiyah semakin kuat, serta semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Kelana Peterson

Kontributor: Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan