Intimate.co.id | Jakarta, BPOM mendapatkan 2 penghargaan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang diberikan pada kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rakor Korwas PPNS) Bareskrim Polri Tahun Anggaran 2025 di Bidakara, Kamis (23/10/2025). Penghargaan yang diberikan kepada Deputi Bidang Penindakan BPOM tersebut yaitu Peringkat I atas pencapaian peran aktif dalam melaksanakan koordinasi serta bersinergi dengan penyidik Polri serta Peringkat III atas pencapaian peran aktif dalam melaksanakan penegakan hukum yang menjadi kewenangannya di tingkat pusat dan kewilayahan.
Rakor Korwas 2025 digelar dengan tema dengan tema “Optimalisasi Peran PPNS dan Penyidik Polri Pengemban Fungsi Korwas PPNS dalam Penegakan Hukum yang Presisi guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri, Nunung Syaifuddin dan diterima oleh Deputi Bidang Penindakan BPOM Tubagus Ade Hidayat yang mewakili Kepala BPOM. Deputi Bidang Penindakan BPOM Tubagus Ade Hidayat menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang disampaikan Bareskrim pada kegiatan tersebut.
“Kolaborasi serta optimalisasi peran PPNS dan penyidik Polri sebagai pengemban fungsi Korwas PPNS dalam melaksanakan penegakan hukum menjadi kunci utama sinergitas guna mewujudkan keadilan serta mencapai tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Wakabareskrim Polri.
Nunung berharap dengan pelaksanaan Rakor Korwas PPNS ini akan terus meningkatkan koordinasi dan sinergitas dalam menguatkan kerja sama lintas sektoral yang memiliki intensi lebih besar yaitu mengawal visi dan misi Asta Cita Presiden RI. Hal ini juga menjadi bagian dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045.
Secara terpisah, Kepala BPOM Taruna Ikrar juga mengapresiasi capaian yang telah diperoleh jajarannya yang telah melakukan tugas pengawasan obat dan makanan tanpa henti di seluruh wilayah Indonesia. “BPOM tentunya akan meningkatkan peran serta, melakukan pembinaan dan peningkatan kompetensi bagi para PPNS BPOM di seluruh Indonesia. Sebagai pimpinan, saya berterima kasih atas kinerja para PPNS BPOM, dan saya berpesan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai integritas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” pesannya kepada PPNS BPOM.
PPNS merupakan pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang berdasarkan peraturan perundang-undangan ditunjuk sebagai penyidik dan mempunyai wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana dalam lingkup Undang-Undang yang menjadi dasar hukumnya masing-masing. PPNS BPOM merupakan penyidik lex specialis di bidang obat dan makanan, sehingga lebih mengetahui dan memahami secara mendalam tindak pidana obat dan makanan.
Keberhasilan penyidikan oleh PPNS BPOM tidak terlepas dari peran dan kerja sama dengan aparat penegak hukum lain, seperti kepolisian dan kejaksaan. Kerja sama dengan kepolisian yang telah terjalin dengan baik yaitu upaya penegakan hukum di bidang obat dan makanan, mekanisme koordinasi dalam penanganan perkara, serta upaya bersama dalam menghadapi modus kejahatan yang semakin kompleks di bidang obat dan makanan ilegal.
“Sebagai pimpinan BPOM, saya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang solid antara BPOM dan aparat penegak hukum, khususnya tim Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mengatasi kejahatan obat dan makanan dan sekaligus meminimalkan berbagai permasalahan teknis yang kerap ditemui dalam operasi penindakan.” pungkas Kepala BPOM. (HM-Rizky) – Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat.
Jurnalis: Kelana Peterson
Kontributor Intimate.co.id
















