banner 728x250

“Presiden IMF Melakukan Inspeksi Lapangan Menjelang Kejuaraan Minifootball Asia 2026 di Indonesia”

banner 120x600
banner 468x60

Intimate.co.id |Jakarta – Indonesia telah memasuki fase menentukan dalam persiapannya menjadi tuan rumah Asia Minifootball Championship 2026. Presiden International Minifootball Federation (IMF), M. Al Dausari, melakukan kunjungan kerja resmi pada 5–6 Februari 2026 untuk menilai langsung kesiapan negara ini.

​Kunjungan tersebut menegaskan pengawasan ketat dari IMF terhadap persiapan turnamen dan menjadi tolok ukur kritis bagi kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan ajang minifootball tingkat benua sesuai dengan standar internasional.

banner 325x300

Agenda Hari Pertama: Pengundian Grup

​Pada hari pertama, Presiden IMF menghadiri pengundian resmi fase grup di Jakarta, sebuah tonggak sejarah penting yang menentukan struktur kompetisi turnamen tersebut. Acara ini dihadiri oleh para pejabat dari Federasi Minifootball Indonesia (KSMI) dan perwakilan dari tim nasional yang lolos kualifikasi.

​Menurut Al Dausari, persiapan Indonesia telah menarik perhatian besar dari komunitas minifootball Asia.

​”Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat untuk menghadirkan kejuaraan yang berkualitas tinggi. Pengundian hari ini adalah langkah penting untuk memastikan persaingan yang adil dan integritas olahraga. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, turnamen ini dapat mengangkat profil minifootball di seluruh Asia dan sekitarnya,” ujarnya.

 

​Presiden KSMI, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, menyatakan bahwa kehadiran Presiden IMF mencerminkan kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang besar.

​”Kunjungan ini merupakan bentuk pengakuan langsung dari IMF. Hal ini juga menempatkan Indonesia di bawah sorotan untuk membuktikan bahwa kita mampu mengorganisir turnamen internasional secara profesional dan berkelanjutan,” tegas Yan.

Agenda Hari Kedua: Inspeksi Jakabaring, Palembang

​Pada hari kedua, delegasi IMF dijadwalkan mengunjungi Jakabaring Sport City, Palembang, untuk menginspeksi Elite Mini Soccer Field yang akan menjadi salah satu arena pertandingan utama. Inspeksi tersebut mencakup kualitas lapangan, fasilitas pendukung, serta kepatuhan terhadap persyaratan teknis IMF, termasuk spesifikasi rumput sintetis.

Agung Kurniawan, Ketua Panitia Pelaksana Asia Minifootball Championship 2026, mengonfirmasi bahwa seluruh fasilitas telah mengalami peningkatan yang signifikan.

​”Kami fokus memperbaiki setiap elemen, mulai dari lapangan dan ruang ganti hingga fasilitas ibadah dan akses penonton. Inspeksi ini akan memastikan Palembang benar-benar siap menyambut tim dan penggemar dari seluruh Asia,” katanya.

Dampak bagi Ekosistem Olahraga Nasional

​Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Sumatera Selatan juga memainkan peran krusial. Sekjen KSMI, Daeng Supriyanto, SH, MH, CMS, menyoroti dampak yang lebih luas dari acara ini.

​”Palembang memiliki potensi kuat sebagai kota penyelenggara olahraga internasional. Kejuaraan ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang pengembangan bakat akar rumput (grassroots) dan memperkuat ekosistem minifootball Indonesia,” catatnya.

Asia Minifootball Championship 2026 dijadwalkan berlangsung akhir bulan ini. Turnamen ini diharapkan menjadi platform strategis untuk meningkatkan kerja sama regional melalui olahraga, sekaligus memposisikan Indonesia sebagai pusat baru bagi minifootball di Asia.

Penulis: Azuzet

Kontributor:Intimate.co.id

banner 325x300

Tinggalkan Balasan